Banjarbaru Bakal Gelar Pasar Wadai Ramadhan Tahun ini

2 bulan lalu 25

BANJARBARU – Semenjak pandemi merebak di Banjarbaru. Agenda musiman Pasar Wadai seketika vakum. Dua tahun sudah event bulan Ramadan ini tak bisa digelar.

Terbaru, Pemko Banjarbaru memastikan jika Pasar Wadai akan digelar tahun ini. Bahkan, persiapan disebut sudah masuk tahapan seleksi dan penjurian terhadap Event Organizer (EO) yang mengusulkan konsep Pasar Wadai.

Dari informasi, Pasar Wadai tahun ini ada tiga lokasi yang direncanakan. Seperti Lapangan Murjani, Hutan Pinus Mentaos hingga Pasar Bauntung.

Keputusan lokasi diketahui masih belum final. Juri Seleksi Pasar Wadai Banjarbaru, Noor Purbani Sukma menjelaskan jika keputusan lokasi masih dalam tahap perundingan. Terlebih saat ini katanya proses seleksi EO masih berlangsung. “Kita sudah menggelar rapat dengan EO yang mendaftar. Mereka sudah menyampaikan usulan-usulannya, ada beberapa konsep. Nanti akan ada rapat lagi untuk penentuannya,” katanya.

Selain dirinya, seleksi katanya juga melibatkan dewan juri lainnya. Seperti dari Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP), Dinas Perhubungan (Dishub), Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan (Disdag) dan Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru. “Tahun ini pihak penyelenggara (EO) juga harus memastikan koordinasinya dan mendapat izin dari Satgas terkait perizinan prokesnya,” katanya.

Terkait jumlah tenant atau stand yang akan disediakan. Noor mengatakan ada sejumlah opsi. Dari 170 sampai 200 tenda. Hal ini ujarnya tergantung konsep yang ditawarkan oleh EO. “Yang jelas, Pasar Wadai tahun ini nantinya akan kami awasi serius serta tentunya melibatkan Satpol PP, Dishub, LH dan dinas-dinas terkait lainnya,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, A Yani Makkie ia mengatakan Pasar Wadai tahun ini akan coba dikonsep berbeda dari biasanya. Misalnya, tahun ini fasilitasnya kata Yani akan ditambah. Mulai dari disediakan kantong plastik untuk sampah di setiap stand hingga ada stand khusus berbuka puasa bersama. “Kita juga rencanakan ada konsep hiburan yang bernuansa islami, seperti musik gambus dan habsyi. Kita berharap animo masyarakat bisa tinggi tahun ini usai beberapa waktu vakum,” katanya.

Terakhir, karena masih dalam kondisi pandemi, Yani mengingatkan agar sama-sama menjaga prokes. Bauk terhadap pihak EO, pedagang maupun pengunjung yang akan datang nantinya. “Kita akan awasi, nanti juga akan disiagakan sejumlah personel. Karena bagaimanapun, kita harus memerhatikan disiplin protokol kesehatannya,” pungkasnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Semenjak pandemi merebak di Banjarbaru. Agenda musiman Pasar Wadai seketika vakum. Dua tahun sudah event bulan Ramadan ini tak bisa digelar.

Lanjut Baca