oleh

Ibnu : Mereka yang Termasuk Cluster Gowa Harus Dipaksa Karantina Mandiri

-Banjarmasin, Kesehatan

Banjarmasinnews.com – Beberapa orang yang diperkirakan merupakan cluster Gowa yang ikut dalam Ijtima Ulama Jemaah Tabligh dari Gowa, Sulawesi Selatan, diketahui berada di kota Banjarmasin.

Berdasarkan update data terbaru dari Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarmasin, tercatat sudah ada 79 orang yang merupakan bagian dari cluster Gowa, yang mana lebih dari 40 orang di antaranya sudah menjalani rapid test.

“Sudah terdata hampir 79 orang yang sudah bisa kita pantau secara langsung dan sebagian sudah melaporkan diri. Kemudian sudah lebih 40 orang yang menjalani rapid test,” ucap Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina di Balai Kota Banjarmasin, Senin (6/4/2020) pagi.

Ibnu menegaskan, agar orang-orang yang tergabung dalam cluster Gowa maupun cluster lainnya yang berada di kota Banjarmasin untuk segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat. Jika tidak, maka aparat baik Babinsa maupun Bhabinkamtibmas tidak segan-segan memaksa mereka untuk mengkarantina diri.

“Dari upaya ini, mudah-mudahan ada ketegasan. Kami juga menghadirkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk segera memaksa yang bersangkutan untuk mengkarantina diri sendiri secara mandiri,” tegas Ibnu.

Selain cluster Gowa, cluster pasien positif dengan kode Ulin-1. “Yang kemudian, seluruh pemain (Barito Putera) bisa dipantau semua,” tambahnya.

Untuk orang-orang yang telah menjalani rapid test dan hasilnya menunjukan reaktif atau positif, Ibnu mengatakan, akan dimasukkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Sehingga harus mendapatkan perawatan intensif dengan dirujuk ke rumah sakit rujukan.

Kota Banjarmasin sendiri telah ditetapkan ditetapkan menjadi zona merah Covid-19. Sehingga siapapun yang melakukan kegiatan diluar rumah dianjurkan unttuk menggunakan masker.

Sementara itu berdasarkan data Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarmasin, tercatat 10 kasus positif Covid-19 dan 2 di antaranya sudah meninggal dunia akibat Covid-19.

Dengan rincian di Kecamatan Banjarmasin Utara sebanyak 5 kasus positif, Kecamatan Banjarmasin Barat sebanyak 1 kasus positif, Kecamatan Banjarmasin Selatan sebanyak 3 kasus positif.

Kemudian, Kecamatan Banjarmasin Timur sebanyak 1 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia, serta Kecamatan Banjarmasin Tengah sebanyak 1 kasus meninggal dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *