BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Selama dua hari berturut-turut, harga emas Antam melambung.

Saat Senin (23/3/2020) naik Rp 30.000 gram dari hari sebelumnya, maka saat Selasa (24/3/2020) naik lagi Rp 28.000 per gram sehingga berada di posisi Rp 936.000 per gram.

Kepala Butik Emas Logam Mulia (LM) Banjarmasin, Thamrin Latief, mengatakan, penyebab kenaikan harga emas Antam ini mencerminkan volatilitas harga emas global yang masih diguyur sentimen negatif dari merebaknya pandemi virus corona (Covid-19).

“Di tengah kepanikan virus corona, penjualan emas Antam di Butik Emas LM masih stabil. Sampai dengan hari ini, telah terjual 47.079 gram,” jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (24/3/2020).

Sekitar satu pekan lagi penghujung Maret, penjualan tersebut meningkat dibandingkan Februari 2020 lalu, yakni terjual 46.352 gram.

Naiknya harga emas diakuinya tidak membuat transaksi buyback meningkat.

Justru pembelian dari masyarakat lebih tinggi 80 persen berbanding 20 persen untuk buyback.

Selama tren kenaikan harga emas yang terus berlanjut, pecahan yang paling banyak diminati yakni 10 gram, 25 gram dan 100 gram.

Harga emas untuk pecahan 5 gram dipatok Rp 4.500.000, 10 gram seharga Rp 8.909.000, 100 gram dibanderol seharga Rp 87.944.000 dan masih banyak pecahan lainnya tersedia stok hingga 500 gram.

Sementara itu, di Bank Syariah Mandiri (BSM) Banjarmasin, juga terjadi tren peningkatan pembelian emas di tengah meroketnya harga emas Antam.

“Program cicil emas mengalami peningkatan signifikan karena informasi dari dunia emas akan terus mengalami kenaikan hingga Rp 1 juta per gram. Peningkatan cicil emas berkisar 40 persen dari bulan lalu,” jelas Area Micro & Pawning Manager, Muhammad Denny Ramadhan.

Ditambahkannya, cicilan tersebut memiliki tenor 1-5 tahun, di awal pembelian nasabah membayar downpayment (DP) sebesar 20 persen. 

Kemudian, program gadai emas diakuinya turut alami tren peningkatan, sebagian besar nasabah lebih memilih gadai daripada dijual yang dikhawatirkan tak bisa membeli lagi.

“Untuk gadai emas, nasabah akan nebus harga sesuai akad gadai di awal. Peningkatannya dari bulan lalu sekitar 35 persen,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Sumber Banjarmasin Post

Komentar Anda