BPKP Kalsel Awasi Proyek Preservasi Jalan Trans Kalimantan Jalur Selatan

4 bulan lalu 60

WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Sehari setelah diwartakan wartabanjar.com terkait kondisi jalan trans Kalimantan jalur selatan, Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan Kalsel gerak cepat melakukan pengawasan proyek preservasi Jalan Asam-asam, Kintap, Sebamban, Pagatan, Batulicin.

Terutama jalan nasional di Desa Pulau Salak Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Proyek yang dikeluhkan masyarakat tersebut merupakan bagian dari Proyek yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan, yaitu pekerjaan Preservasi Jalan trans Kalimantan jalur selatan itu sepanjang 148 km.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap kepada wartabanjar.com menyampaikan, proyek dengan nilai Rp 172 miliar ini menggunakan sumber dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan merupakan pekerjaan multiyears berdurasi kurang lebih 25 bulan sejak Juli 2021 sampai dengan Agustus 2023 dengan kontraktor pelaksana KSO PT Adhi Karya dan PT Kanca Muilia Jaya Group.

“Proyek ini adalah penanganan jalan berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan, yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu-lintas sehingga umur jalan yang ditetapkan dapat tercapai,” katanya, Minggu (23/1/2022).

Proyek pada prinsipnya menambal lobang (patching) untuk kemudian dilapisi aspal 1 sampai dengan tiga lapis, termasuk melakukan rekonstruksi dan pelebaran jalan, pada segmen tertentu yang diperlukan.

Sub lingkup pekerjaan proyek untuk segmen efektif adalah Pemeliharaan Rutin Preventif (target 7,1 km, terdiri dari 19 segmen), Rehabilitasi Minor Jalan (0,30 km, 2 segmen), Rehabilitasi Mayor Jalan (0,1 km, 1 segmen), Pelebaran Jalan Menuju Standar (21,58 km, 35 segmen), Rekonstruksi Jalan (5,3 km, 24 segmen), Penanganan Dranise (3,45 km).

Untuk segmen non-efektif adalah Pemeliharaan Rutin Jalan dan Pemeliharaan Rutin Kondisi Jalan/patching sepanjang 148 km. Selain itu, Pemeliharaan Rutin Jembatan (2,15 km) dan Rehabilitasi Jembatan (0,5 km).

Lanjut Baca