Calon Pengantin di HSS Dianjurkan Tanam Pohon, Ini Alasannya…

2 bulan lalu 56

KANDANGAN – Mengimplementasikan peraturan daerah (Perda) tahun 2018 tentang revolusi hijau, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menganjurkan bagi calon pengantin sebelum menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dan pelajar di bawah Kemenag sebelum mengambil rapor agar menanam pohon untuk penghijauan.

Kepala Kemenag HSS, Muhammad Yamani mengatakan, anjuran menanam pohon bagi calon pengantin dan pelajar ini untuk mendukung penghijauan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel).

“Anjuran penanaman pohon penghijauan ini bekerja sama dengan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH),” ujarnya.

Lokasi penanaman pohon penghijauan bagi para calon pengantin sebelum menikah di KUA dan pelajar di bawah Kemenag bebas. Bisa di pekarangan rumah atau di mana saja yang dkehendaki.

“Penanaman pohon harus dibuktikan dengan foto,” katanya.

Pohon yang ditanam bisa mengambil di KPH Hulu Sungai atau di KUA sampai di sekolah masing-masing yang sudah disediakan tanpa dipungut biaya atau gratis. Bisa juga menggunakan pohon sendiri jika ada.

“Maksimal direncanakan lima pohon yang harus ditanam,” katanya.

Lantas, bagaimana bagi calon pengantin dan pelajar saat mengambil rapor jika tidak melakukan penanaman pohon. Apakah tidak bisa dinikahkan dan tidak bisa mengambil rapor. Yamani menyebutkan penanaman pohon ini hanya anjuran dan tidak akan ada sanksi.

“Penanaman pohon ini untuk penghijauan. Pohonnya juga sudah disediakan,” tuturnya.

Lanjut Baca