Jadi Nomor 1 Dunia, Petenis Rusia Medvedev Terancam Raib dari Turnamen

2 bulan lalu 23

Jakarta, Beritasatu.com - Petenis Rusia Daniil Medvedev yang asli warga Moskwa mencapai puncak tenis putra ketika hari ini resmi menjadi petenis nomor satu dunia ATP. Namun, apa yang seharusnya menjadi hari kebanggaan bagi olahraga Rusia itu ditelan oleh invasi negaranya sendiri ke Ukraina.

Medvedev menjadi orang Rusia ketiga yang yang menduduki puncak klasemen dan pemain pertama di luar empat besar Novak Djokovic, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Andy Murray yang menduduki posisi teratas dalam 18 tahun terakhir.

Namun, setelah dunia olahraga bersatu mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, meroketnya Medvedev ke puncak ini terjadi dalam waktu yang mungkin tidak tepat.

Minggu kemarin Federasi Tenis Ukraina meminta Federasi Tenis Internasional (ITF) agar segera mengeluarkan Rusia dan Belarus dari organisasi ini. Mereka juga meminta agar ITF melarang Rusia mengikuti turnamen tenis, baik beregu maupun perseorangan.

Dalam sebuah surat yang dilihat Reuters, Federasi Tenis Ukraina itu melukiskan aksi Rusia dan Belarus di Ukraina selama empat hari terakhir itu sebagai aksi berdarah.

"Warga sipil sekarat, termasuk wanita dan anak-anak; infrastruktur sipil runtuh ... Ini perang skala penuh yang akan memundurkan negara kami beberapa dekade ke belakang," kata surat itu seraya menyebut tujuan invasi Rusia adalah semata "pemusnahan."

"Rusia dan Belarus tidak hanya berhak menggelar kompetisi internasional di wilayah mereka, tetapi juga tak boleh berpartisipasi dalam semua turnamen beregu dan perseorangan ITF di luar negeri," lanjut surat itu.

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Lanjut Baca