Bocah 10 Tahun Digigit Buaya

Serangan Buaya

16

Banjarmasin News – Naas dialami Muhammad Rahril Ibrahim yang masih berusia 10 tahun, siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola Kalimantan Selatan

Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Banjarbaru Balai Konservasi Sumber Daya Alam, (BKSDA) Kalsel Ridwan Efendy mengatakan “Di Sungai Anjir Muara Km 25 itu dari data kami di BKSD Kalsel, tak ada buaya habitat. Tapi hanya buaya jelajah. Kemungkinan besar, yang menggit Rahril itu buaya jelajah,” kata Ridwan Efendy, Rabu (1//8/18).

 

“Dari data BKSDA Kalsel, kawasan Sungai Anjir merupakan daerah aliran sungai yang memang ada buayanya, tapi bukan buaya habitat. Buaya di Sungai Anjir merupakan buaya jelajah dan sewaktu-waktu lewat sungai saja.” Lanjutnya.

Belum diketahui jelas apakah korban digigit buaya ataukah berang-berang, karena itu Ridwan bersama timnya menfoto kaki kiri korban untuk diteliti tim dokter hewan BKSDA Provinsi Kalsel. Paling lama satu hari, hasil pemeriksaan dokter hewan akan segera diketahui.

 

Sebelumnya diberitakan Muhammad Rahril Ibrahim (10), sedang mandi bersama temannya di sungai Anjir Muara pada Senin (30/7/18) pukul 18:00 Wita. Tak seperti biasa, Rahril bersama Yanto, sang ayah mandi di pinggir Sungai Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara. Tak disangka, saat bocah ini bermain di pinggir sungai, kakikiri Rahril seperti ada yang menarik dan mencengkeram.

 

“Abah-abah, batis ulun ada yang meigut (Ayah, kaki saya ada yang menggigit). Sepertinya buaya kecil,” kata Halimah, (34}, ibu dari Rahril, di rumahnya RT 02 di kawasan Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola.

 

Halimah menambahkan, saat digigit buaya, Rahril lansung menjerit. Kontan, Yanto sang ayah langsung menarik tubuh Rahril ke darat. Namun buaya kecil itu sempat menarik kaki kiri Rahril sehingga sempat terjadi tarik-tarikan Yanto dengan buaya untuk memperebutkan tubuh bocah.

 

Usai kejadian tersebut, Rahril langsung dibawa ke salah satu tenaga medis
desa setempat untuk diberi suntikan agar tidak infeksi karena gigitan buaya tersebut.