Beranda Lifestyle 8 Penyebab Rambut Rontok ini Benar-Benar Tidak Terduga

8 Penyebab Rambut Rontok ini Benar-Benar Tidak Terduga

5
0

8 Penyebab Kerontokan Rambut Benar-benar Tidak Terduga

Banjarmasinnews.com – JAMUR RAMBUT adalah hal yang sangat mengganggu. Terutama ketika kita baru menyadari bahwa rambut kita rontok ketika Anda melihat banyak gumpalan rambut di kamar tidur atau kamar mandi. Semua orang, tanpa kecuali, juga pasti mengalami kerontokan rambut. Secara umum, rambut rontok adalah suatu kondisi kerontokan rambut dari kepala atau tubuh. Tapi apa yang sebenarnya menyebabkan kerontokan rambut?

Rambut rontok biasanya memiliki banyak penyebab termasuk alopecia androgenetic (tanda-tanda yang paling umum dari rambut rontok dan rambut menipis pada manusia), infeksi jamur, trauma (misalnya, trikotilomania) radioterapi, kemoterapi, malnutrisi (misalnya, defisiensi besi) dan penyakit autoimun seperti alopecia areata (penyakit autoimun yang menyerang kulit kepala dan menyebabkan kerontokan rambut).

Namun, terkadang kerontokan rambut juga disebabkan oleh kondisi tubuh dan penyakit tertentu. Apa ada di antaranya?

Penyebab umum kerontokan rambut

Berikut adalah beberapa alasan yang dapat menjadi salah satu penyebab kerontokan rambut yang mungkin Anda alami:

1. Stres

Stres adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikologis, emosional dan mental yang dapat mempengaruhi aktivitas. Bahkan, stres juga bisa menurunkan produktivitas, rasa sakit dan gangguan mental. Stres yang bisa menjadi penyebab kerontokan rambut bukan stres jangka pendek (yaitu stres karena kemacetan, tugas yang menumpuk, atau dimarahi oleh atasan, dll); tetapi, stres jangka panjang (seperti stres postpartum, kecelakaan, penyakit, trauma bedah, dll.). Ini adalah stres yang dapat memicu terjadinya kerontokan rambut, yang disebut telogen effluvium (bentuk alopecia yang ditandai dengan kerontokan rambut yang menyebar yang dapat terjadi akut atau kronis).

Selain itu, stres emosional juga dapat menyebabkan kerontokan rambut, misalnya karena perceraian, atau kematian orang yang dicintai.

2. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi penurunan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin (Hb) adalah senyawa protein pembawa oksigen dalam sel darah merah. Anemia kekurangan zat besi adalah salah satu penyebab kerontokan rambut, hal ini juga diungkapkan oleh American Academy of Dermatology. Umumnya, jika rambut rontok karena kekurangan zat besi dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi seperti daging, terutama hati dan daging merah, kacang kedelai dan sayuran berdaun hijau seperti bayam.

3. Gaya rambut

Tanpa sadar, terlalu sering mengubah gaya rambut dan perawatan rambut bisa menyebabkan rambut rontok. Terutama jika Anda mencoba untuk memiliki gaya rambut ekstrem seperti dikepang ketat, atau melakukan perawatan yang menggunakan bahan kimia keras atau panas tinggi. Hal-hal ini dapat mempengaruhi kekuatan akar rambut. Oleh karena itu, untuk mencegah kerontokan rambut karena gaya rambut dan perawatan rambut yang ekstrim, Akademi Dermatologi Amerika menyarankan agar Anda menggunakan kondisioner setelah keramas.

Selain itu, Anda harus membiarkan rambut Anda kering dan mencoba untuk membatasi jumlah waktu untuk meluruskan / mengeriting rambut dengan catokan (mengandung panas tinggi) setidaknya maksimal sekali seminggu

4. Bayi baru lahir

Kehamilan adalah salah satu contoh dari jenis stres fisik yang bisa menjadi penyebab kerontokan rambut. Namun, rambut rontok saat kehamilan sangat jarang karena pada saat kehamlilan peningkatan hormon estrogen sehingga rambut akan menebal. Kerontokan rambut sering dialami oleh wanita setelah melahirkan (post-pregnancy). Ini terjadi karena setelah Anda melahirkan, kadar estrogen akan menurun sehingga rambut akan masuk ke fase istirahat (telogen). Ketika fase ini terjadi, rambut rontok setiap hari akan semakin banyak.

Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena rambut rontok ini tidak akan membuat rambut Anda menjadi botak. Pasalnya, dalam 6 bulan rambut Anda akan tumbuh kembali normal, tetapi tekstur rambut mungkin terlihat berbeda. Jika memang setelah lebih dari 12 bulan pengiriman rambut Anda tetap berduri, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan penyebab kerontokan rambut

5. Hypothyroidism

Hypothyroidism adalah istilah yang mengacu pada gejala penurunan sintesis dan sekresi hormon tiroid dari kelenjar tiroid. Secara umum, penyebab hipotiroidisme adalah kurangnya asupan gizi yodium atau yodium. Hasil hipotiroidisme adalah penurunan produksi hormon tiroid yang dapat menyebabkan kerontokan rambut

7. Riwayat keluarga (keturunan)

Salah satu penyebab kerontokan rambut adalah faktor keturunan. Selain itu, faktor keturunan juga dapat mempengaruhi usia di mana Anda akan mulai kehilangan rambut, rambut rontok dan kebotakan. Jenis rambut rontok ini mungkin melibatkan penipisan rambut dan miniaturisasi (rambut menjadi lembut, halus dan pendek).

8. Efek obat-obatan

Rambut rontok juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang sedang dikonsumsi, seperti obat untuk kanker, arthritis, depresi, masalah jantung, tekanan darah tinggi, dll. Selain itu, terlalu banyak asupan vitamin A juga bisa menyebabkan rambut kerugian. (Dil)

(Sumber: Hallosehat)