Beranda Lifestyle 9 Cara Ternak Lovebird di Rumah Bagi Para Pemula

9 Cara Ternak Lovebird di Rumah Bagi Para Pemula

6
0

Peternakan unggas Jakarta menjadi favorit beberapa orang. Dan salah satu jenis buruk yang akrab untuk berkembang biak adalah lovebird. Burung ini disebut lovebird karena menurut peneliti, lovebird hidup berdampingan dan saling mencintai. Bahkan mereka hanya memiliki 1 kekasih sepanjang hidup mereka.

Lovebird secara fisik mengagumkan karena warnanya yang cerah dan indah terlihat. Sebagian besar warna spesies burung ini berwarna hijau terang meskipun sebagian berwarna biru atau abu-abu atau kuning. Warna rambut tubuh mereka akan selalu berbeda dengan warna bulu-bulu kepala. Inilah yang membuat lovebird memanjakan mata karena kecerahan dan keindahan warna bulunya.

Dibandingkan dengan beo lainnya, ukuran tubuh lovebird relatif kecil. Karena keanggunan ini, banyak orang tertarik untuk kemudian mempertahankan sepasang lovebird. Lagipula pemeliharaan lovebird cenderung mudah. Lovebird tahan terhadap segala jenis cuaca. Tetapi kondisi alam yang disukai adalah tanah kering dan iklim panas.

Bagi Anda yang tertarik dengan ternak lovebird, itu mudah. Dengan modal kecil, keuntungan yang Anda hasilkan akan menjadi besar. Karena kemudahan merawat burung ini, cara ternak lovebird tidak rumit atau sulit. Ringkasan Banjarmasinnews.com (10/7) Berikut ini beberapa cara ternak lovebird yang mudah untuk pemula dan bisa dilakukan di rumah.

1. Siapkan kandang lovebird

Hal pertama yang perlu Anda persiapkan sebelum memulai ternak lovebird adalah tentu saja untuk menyiapkan kandang. Bagi Anda yang ingin mengembangbiakkan lovebird lebih dari sepasang, maka siapkan kandang yang lebih besar dan juga sectional. Jika Anda hanya berniat mengawinkan sapi dengan sepasang lovebird saja, siapkan semua tempat pemijahan lovebird yang terbuat dari kayu keras berukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm. Pemijahan biasanya disebut glodok. Siapkan serutan kayu, ranting, dan daun kering di sekitar glodok. Belakangan lovebird akan menghias sarangnya sendiri.

2. Beli sepasang kekasih yang sehat dan berkualitas

Setelah Anda memiliki kandang untuk hewan lovebird, Anda dapat memilih pejantan lovebird. Sebelum Anda memilih orang tua, terlebih dahulu tentukan apa yang Anda inginkan untuk ternak. Apakah itu terdengar bagus atau yang memiliki bulu yang bagus dan menarik. Jika Anda telah memilihnya kemudian pilih ukuran lovebird sesuai dengan keinginan Anda.

Pilih lovebird yang sehat. Jenis yang sehat dan berkualitas juga akan menghasilkan anak-anak lovebird yang berkualitas juga. Oh ya, pilih lovebird di mana pria lebih tua dari usianya. Ini agar selama proses pernikahan nanti, lelaki lovebird akan mendominasi. Anda dapat mengajukan pertanyaan itu kepada penjual.

3. Menunggu lovebird siap untuk kawin

Lovebird siap untuk bias dikawinkan setidaknya 1 tahun. Jangan lupa juga minta orang tua usia lovebird ke penjual. Ciri-ciri lovebird siap menikah:

– Wanita: Akan sering merentangkan sayap dan ekornya yang sering diangkat ke atas

– Jantan: lovebird jantan yang sering menggosok pantatnya pada sangkar yang menandakan dia siap untuk kawin.

Ketika sudah terlihat sifat siap untuk kawin pada lovebird. Jadi cocokkan sepasang sejoli dengan menyatukan mereka. Yang perlu diperhatikan adalah ketika Anda pertama kali membeli induk, jangan hanya meletakkannya di kandang yang sama, karena mereka mungkin tidak cocok.

4. Masukkan kandang yang berbeda dengan lovebird lain jika Anda membiakkan lebih dari sepasang lovebird

5. Jika Anda ternak lebih dari sepasang, pisahkan pasangan dalam kandang yang berbeda.

6. Umpan rutin untuk Lovebirds untuk menelurkan

Ketika mereka dikawinkan dan ditempatkan di kandang yang sama, jangan lupa untuk memberi mereka makan secara teratur agar cepat bertelur. Makanan yang cocok untuk sejoli adalah milet, biji mustar, biji kenari, jagung muda, kale, tauge, dan biji bunga matahari.

7.

Ketika mereka telah melewati proses perkawinan dan para wanita sudah bertelur, jangan sering melihat situasi lovebird agar tidak diganggu.

Perlu diingat ketika Anda bertelur, tidak semua wanita ingin bertelur. Untuk mengantisipasi hal ini, tutup betina yang tidak mau bertelur dengan betina yang ingin bertelur. Cukup tutup kandang mereka. Letusan perempuan yang menginkubasi telur akan memprovokasi betina lain untuk menetaskan juga.

Untuk lovebird wanita yang pertama kali bertelur, belum tentu telur akan menetas. Ini wajar saja, karena bisa jadi karena Lovebird belum siap bertelur atau karena faktor eksternal lainnya.

8. Pemisahan anak lovebird dengan induknya

Ketika telur menetas menunggu hingga 14 hari baru kemudian anak lovebird dipisahkan dari ibunya. Anda bisa menunggu sampai anak mulai keluar dari sarang. Ketika dipisahkan dari induknya, siapkan lampu 5 watt di kandang anak untuk pemanasan.

9. Memberi makan anak anjing lovebird

Usia seorang anak akan membuat seorang anak lovebird tidak bisa makan sendiri. Karena itu Anda perlu memberinya makan dengan suntikan. Lepaskan jarum diganti dengan tabung elastis atau puting karet. Makanan untuk anak anjing lovebird bisa berupa bubur bayi atau pelet yang diseduh dengan air hangat. Anakan Suapi setiap 4 jam. Berikan perhatian ekstra pada anak anjing.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk membesarkan lovebird Anda sendiri di rumah?