Beranda Lifestyle Bye-Bye! Inilah Cara Ampuh Usir Tikus Dari Rumah

Bye-Bye! Inilah Cara Ampuh Usir Tikus Dari Rumah

7
0

Tikus

Banjarmasinnews.com – Tikus adalah salah satu hama yang menjadi musuh rumah tangga. Di Indonesia, setidaknya ada tiga jenis tikus yang hidup di sekitar rumah, yaitu tikus (rattus norvegicus), tikus rumah atau tikus atap (seratus rattus), dan rumah tikus (mus musculus).

Meskipun berbeda, ketiga jenis tikus memiliki penampilan yang serupa tetapi berbeda dalam ukuran tubuh.

Adaptabilitas Tikus adalah hewan dengan tingkat adaptasi tinggi. Hewan-hewan ini dapat hidup di daerah dengan radiasi tinggi dan mampu membangun kekebalan terhadap sejumlah jenis racun yang berbeda.

Kemampuan reproduksi yang tinggi membuat hewan pengerat ini dapat berkembang biak dengan sangat cepat. Dalam setahun, satu tikus dapat bertahan hingga lima kali setahun, dengan 6-10 anak per kehamilan.

Pada usia tiga bulan, anak tikus siap bereproduksi. Tikus juga mampu menularkan berbagai penyakit seperti wabah, leptospirosis, diare, demam, hingga keracunan makanan.

Faktanya, kuman penyakit pada kotoran tikus kering mampu menyebar dan menempel pada makanan rumahan.

Karena itu, serang "tikus hal-hal yang harus dilakukan. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan rumah terutama di dapur dan kembali kebun

Setiap malam, cobalah membuang sampah keluar rumah dan jangan sampai tertinggal.

Selain itu, sisa makanan disimpan di lemari dan tempat penyimpanan tertutup untuk menjaga ruangan bersih dari hewan yang menjengkelkan seperti tikus dan kecoak.

Selanjutnya, cara-cara ini juga dapat diterapkan:

1. Mempertahankan predator

Di pedesaan, sangat mudah untuk menemukan pemangsa tikus seperti kucing, musang, burung hantu dan ular padi. ​​

Namun, di daerah perkotaan di mana lingkungan tempat tinggal sangat padat, hewan-hewan ini agak sulit ditemukan .

Untuk menekan tingkat populasi hewan pengerat, Anda bisa memelihara hewan pemangsa seperti kucing di rumah.

2. Amonia

Tikus tidak tahan dengan bau amonia. Amonia adalah zat kimia yang ditemukan dalam urin dari pemangsa hewan pengerat ini.

Jadi kapan tikus mencium bau amonia yang mereka anggap sebagai predator.

Tempatkan dua sendok makan deterjen dan segelas air ke dalam wadah. Tempatkan wadah di tempat mouse biasanya muncul, seperti di bawah lemari, meja, atau di bawah tempat tidur.

Anda juga dapat menggunakan pengganti selain amonia seperti minyak peppermint, lada, cabe rawit, atau cengkih.

strategi ini hanya dapat dilakukan sementara. Ketika tikus menyadari bahwa amonia yang mereka cium bukan dari predator, mereka akan kembali ke tempat yang sama.

Peringatan: Jangan menempatkan wadah amonia di tempat yang mudah dijangkau oleh anak-anak atau hewan peliharaan.

3. Gunakan wol baja

Kemampuan beradaptasi dari mouse yang sangat tinggi memungkinkan dua cara di atas gagal. Untuk itu, menutup lubang masuk bisa menjadi cara yang efektif. Tikus dapat masuk ke rumah melalui lubang yang sangat kecil sekalipun.

Pastikan Anda tahu di mana mouse ini bisa masuk ke rumah. Gunakan baja halus atau wol baja untuk menutup lubang di rumah.

Bahan ini sering digunakan untuk membersihkan perabotan dari kaca dan logam. Tempelkan baja halus di lubang yang biasa digunakan oleh hewan pengerat ini.

Serat baja halus sangat sulit ditembus oleh tikus & # 39; gigi. Selain itu, Anda juga dapat memasang perangkap tikus di lubang. (Dil)

(Sumber: Tribun Jakarta)