Beranda Lifestyle Sebelum Mendaki Gunung, Siapkan 3 Hal Berikut Agar Tak Hipotermia

Sebelum Mendaki Gunung, Siapkan 3 Hal Berikut Agar Tak Hipotermia

4
0

Banjarmasinnews.com, Jakarta Masih ingat kisah seorang pendaki yang ditinggalkan oleh rombongannya ke puncak gunung karena salah satu pendaki dengan hipotermia. Insiden itu terjadi di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi.

Ya, hyportemia adalah salah satu tantangan pendakian. Khususnya bagi mereka yang masih pemula dan belum mengenal bidang pendakian.

Dikutip liputan6.com Jumat (22/6), mengatakan bahwa hipotermia adalah keadaan yang terjadi ketika tubuh kehilangan suhu panas lebih cepat daripada kemampuan tubuh untuk menghasilkan suhu panas itu sendiri.

Jadi, biasanya pada suhu tubuh normal berkisar antara 36,5 hingga 37,2 derajat Celsius. Dalam kondisi hipotermia, suhu tubuh bisa turun drastis hingga di bawah 35 derajat Celcius. Dapat mempengaruhi organ jantung, paru-paru, sistem saraf dan organ tubuh lainnya.

Jika hipotermia tidak segera diobati, kegagalan jantung dan peredaran darah bisa gagal, dan sistem pernapasan akhirnya dapat menyebabkan kematian. 19659002] Beberapa orang percaya bahwa pendaki yang terkena hipotermia adalah karena kurangnya persiapan saat mendaki.

Jangan takut, bagi anda yang ingin mendaki tetapi pemula, ada sesuatu yang harus dipersiapkan. Apakah mereka? berikut ulasannya

Fisik dan mental

Persiapan secara fisik dan mental sebelum mendaki menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Ini sangat penting. Pasalnya, Anda akan melangkah lebih jauh dari biasanya dan akan dijaga lebih lama dari biasanya.

Lakukan latihan sederhana 1-2 bulan sebelum memanjat. Misalnya, Anda dapat secara fisik melakukan push up, berlari, sit up, dan pull up. Lakukan secara rutin, setidaknya sehari selama 30 menit.

Setelah latihan fisik, Anda juga mempersiapkan mental. Biasanya, ketika mendaki gunung, cuaca tidak menentu. Bisa sesekali hujan lebat, bahkan panasnya serangan.

Nah, Anda harus berpikir bagaimana mengatasi situasi agar Anda tetap aman dan nyaman. Anda dapat memotivasi diri Anda untuk menjaga tubuh Anda bergerak. Suhu gunung sangat dingin di malam hari. Semakin Anda malas bergerak, ingatlah, risiko hipotermia semakin besar.

Mengetahui seluk beluk mendaki Gunung

Sebelum Anda mendaki, akan menyenangkan untuk mengetahui tentang pegunungan yang akan mendaki. Dengan teknologi yang semakin canggih, Anda cukup menelusuri tentang gunung.

Mulai dari jalur pendakian, jalur lapangan, dan posting tentang gunung. Dengan begitu, akan memudahkan Anda saat melakukan pendakian. Ingat, Jangan memilih jalan dengan jalan curam.

Menyiapkan peralatan mendaki gunung

Mendaki gunung bukanlah hal yang sepele. Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan pendakian, seperti tas pembawa, tikar, bersarang, kompor, jaket, mantel, kantong tidur, kaus kaki, sepatu gunung, dan peralatan makan.

Mendaki gunung adalah belajar tentang bertahan hidup dengan alam. Karena itu, peralatan itu sangat penting ketika mendaki gunung. Selain itu, menyiapkan air minum dan makanan juga merupakan hal yang penting ketika mendaki gunung. Prioritaskan makanan tinggi karbohidrat karena Anda membutuhkan energi yang sangat besar selama pendakian

Setidaknya, dengan peralatan dan olahraga yang cukup untuk menjauhkan Anda dari hipotermia.

Nah, bagi Anda yang tidak memiliki peralatan pendakian, dapat ditemukan di outlet outdoor terdekat. Jika Anda tidak punya waktu, Anda bisa di situs jual beli online. Semuanya lengkap, Tokopedia misalnya.

Di sana, berbagai peralatan pendakian tersedia di situs. Anda dapat melihat harga kantong tidur atau mencari tas punggung yang berkualitas.

Sudah siap untuk mendaki gunung!

(ADV)