Beranda Mancanegara Bengis ke Bandar Narkoba, Duterte Takut Melawan Tiongkok

Bengis ke Bandar Narkoba, Duterte Takut Melawan Tiongkok

8
0

Banjarmasinnews.com PASAY CITY – Presiden Filipina Rodrigo Duterte terkenal ganas dan tak kenal ampun terhadap bandar narkoba dan kelompok pemberontak di negaranya, tetapi sikap mantan walikota Davao City telah berubah 180 derajat saat berurusan dengan China.

Baru-baru ini dia secara terbuka mengakui Filipina tidak berdaya melawan Cina dalam perang terbuka, katanya, perang dengan China hanya akan menjadi pembantaian pasukan Filipina.

"Saya tidak bisa berbuat apa-apa tentang China, tetapi di tahun 4001 kami sulit, mari kita serang Cina dan dapatkan minyak di Laut Filipina Barat," canda Duterte dalam pidato di peringatan ke-117 perayaan Pasay City Attorney.

Untuk diketahui, Filipina saat ini terlibat dalam sengketa teritorial dengan pulau-pulau ai China dan terumbu karang di Laut Cina Selatan.

Untungnya, putusan pengadilan internasional menepis klaim oleh Beijing atas perairan teritorial yang disebut Filipina sebagai Laut Filipina Barat.

Duterte telah berulang kali mengatakan dia tidak akan mengambil langkah agresif terhadap China. "Apa yang bisa saya lakukan tentang China? Saat ini, tidak. Agresi? Tidak mungkin. Ini akan menjadi pembantaian," katanya.

"Sebelum saya bisa meluncurkan pesawat, itu sudah ditargetkan. Kami tidak memiliki kemampuan. Kita harus mengakui bahwa kita tidak dapat berperang dengan China," tambah Duterte.

Kekecewaan Duterte tampak nyata ketika dia bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping beberapa waktu lalu, awalnya menunjukkan rencana untuk mengambil minyak di Laut Cina Selatan.

Sumber: Java Pos