Beranda Mancanegara Edan! Ngobrol Saat Jam Belajar, Murid ini Dianiaya Guru Hingga Gegar Otak

Edan! Ngobrol Saat Jam Belajar, Murid ini Dianiaya Guru Hingga Gegar Otak

11
0

Edan! Mengobrol di Jam Belajar, Siswa Ini Menganiaya Guru Hingga Konversi Otak

Banjarmasinnews.com – Salah satu tugas guru adalah mengajar muridnya dengan sabar dan sabar untuk menjadi pintar. Tidak cukup sampai di sana, guru dilarang melakukan kekerasan kepada murid-muridnya.

Namun, tidak dengan guru SMA Suyu, China. Seorang guru laki-laki di Jiangsu, Cina harus keluar dari pekerjaan setelah menampar murid laki-lakinya.

Akibatnya, siswa bernama Xiaochen harus mengalami gegar otak, cedera saraf, pembuluh pecah, dan kehilangan pendengaran sebagian.

Mengutip Tribun Jambi via Next Shark, insiden ini dimulai pada Selasa (03/07).

Tuan yang bernama Sun Yingchun masuk ke kelas yang sedang menjalani sesi belajar mandiri. Pada saat itu Sun Yingchung menemukan Xiaochen berbicara dengan teman sekelasnya.

Tanpa basa-basi, Sun menyeret Xiaochen ke depan kelas dan menampar dia lebih dari 12 kali. Wajah siswa malang ini langsung memerah dan bengkak.

Dia segera dibawa ke Rumah Sakit Pengobatan Cina Suqian untuk perawatan.

Hasilnya menunjukkan Xiaochen menderita gegar otak, cedera saraf, pembuluh pecah di dekat mata, dan kehilangan pendengaran sebagian untuk sementara waktu.

Ternyata selain Xiaochen ada siswa lain yang menjadi korban. Sebelum menyeret Xiaochen, Sun Yingchung menampar seorang siswa perempuan.

Sebagai hasil dari tindakannya, Sun dipecat dari SMA Suyu. Pemerintah juga setuju bahwa Sun akan menanggung tagihan medis Xiaochen.

Saya sangat kesal karena ibu Xiaochen menulis tentang insiden yang terjadi pada bayinya di blog.

"Saya tidak tahu apa yang anak saya lakukan untuk menampar seperti ini. Bagaimana bisa seorang guru menjadi tidak bertanggung jawab?
Anak saya tidak hanya terluka secara fisik, tetapi juga mentalnya. Saat ini dia enggan pergi ke sekolah dan melanjutkan studinya. Saya berharap SMA Suyu, dinas pendidikan, dan pihak berwenang menangani kasus ini dengan serius, "tulis ibu Xiaochen.

Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak berwenang setempat. Namun, tidak pasti apakah Sun Yingchun akan menghadapi tuntutan yang diberikan atau tidak. (Dil)
(Sumber: Tribun Jambi)