Menilik Pembuatan Gelang Khas Kalimantan: Ternyata Sepupu Kupiah Jangang

2 bulan lalu 17

Bermodal akar jangang, sebuah gelang unik pun dihasilkan. Inilah gelang khas Pulau Kalimantan, Gelang Simpai.

– Oleh: WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin

Pencinta aksesori tradisional khas Kalimantan pasti mengenalnya.

Simpai dianyam dari akar tanaman jangang atau Alang Am. Di Indonesia, dikenal sebagai tanaman resam, masih tergolong tumbuhan paku atau pakis.

Keunikannya, si pemesan langsung mendatangi si perajin. Ya, langsung dianyam di tempat pada anggota badan yang diinginkan.

Bisa di pergelangan tangan, jari, otot lengan atas, kaki, bahkan di leher. Tapi kebanyakan di lengan, makanya lebih dikenal dengan sebutan gelang simpai. Soal tampilan, terlihat eksotis.

Salah satu perajin simpai di Kota Banjarmasin adalah M Rizky Subakya. Subak sapaan akrabnya. Dia menggeluti kerajinan tangan ini sejak tahun 2004 lalu.

Dituturkannya, pada mulanya anyaman ini juga untuk menghasilkan barang lain semisal peci.

Karena jangangnya harus diraut sampai halus. Maka jangan heran, harganya pun mahal. Satu peci jangang berkisar antara ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

Lanjut Baca