Beranda Nasional 30 Persen Kendaraan Dinas Pemda Karawang menunggak Pajak

30 Persen Kendaraan Dinas Pemda Karawang menunggak Pajak

6
0

Banjarmasinnews.com – Badan Penghasilan Data Daerah (Bappeda) Jawa Barat mengatakan, sekitar 30 persen kendaraan dinas di Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih menunggak pajak

"Tetap saja, karena di Karawang masih ada "kata Neng Ida Hamidah, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Daerah Karawang, Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Jabar, di Karawang, Selasa (10/7).

Catatan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Daerah Karawang Bappeda Jabar, kendaraan dinas tunggakan pajak adalah kendaraan bermotor

"Jadi sebagian besar kendaraan dinas di Karawang tidak menunggak," jelas Neng.

Sementara itu, terkait dengan Transfer Transfer Nama Gratis dan Program Denda Pajak, berlaku untuk kendaraan resmi. (19659003) "Program ini diterapkan untuk kendaraan pribadi, kendaraan layanan yang ditinggalkan pajak, biaya yang ditahan dan denda yang dikenakan," katanya.

Sejak beberapa hari terakhir hingga sekarang, ribuan wajib pajak kendaraan bermotor memenuhi kantor Samsat Karawang setelah peluncuran Bebas Judul dan Biaya Pajak Gratis oleh Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Jawa Barat

"Sejak beberapa hari terakhir, antusiasme masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor cukup," kata Neng.

Dia mengatakan itu terjadi karena masyarakat Karawang menggunakan program Transfer Tanpa Nama Gratis serta Hukuman Pajak Gratis yang telah digulirkan oleh Bappeda Jabar

"Program ini dimulai dari 1 Juli hingga 31 Agustus 2018, "dia berkata.

Baca juga:
Di Bekasi, Ketua Karang Taruna diberi lintasan kendaraan bermotor [1945] 9010] Pemerintah Kota Solo melarang pegawai negeri menggunakan kendaraan dinas untuk [mudan]
kendaraan pemerintah kota Mataram digunakan untuk mencuri di Lombok Barat
Menteri Keuangan tidak tahu Jokowi menaikkan tunjangan DP kendaraan pejabat negara
Emosi, Ahok gebrak mobil dinas dan ingin berkelahi dengan warga
Pengadaan mobil dinas di Aceh dianggap penuh dengan korupsi