Beranda Nasional BKPIM ingatkan masyarakat, gigitan ikan Arapaima bisa sebabkan kematian manusia

BKPIM ingatkan masyarakat, gigitan ikan Arapaima bisa sebabkan kematian manusia

11
0

Banjarmasinnews.com – Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang membuka pos penyerahan predator Seraga Arapaima. Pembangunan pos ini sebagai tindak lanjut pelepasan ikan Arapaima di Sungai Brantas yang mengancam ekosistem ikan lokal.

Kepala BKPIM Semarang, Gatot R. Perdana mengatakan pemilik ikan aligator dan arapaima gigas akan dikenai hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda hingga Rp 2 miliar. Karena ikan termasuk dalam 152 habitat laut menurut Kandidat Kelautan dan Perikanan No. 41 tahun 2014 yang berbahaya dan invasif sehingga dikhawatirkan mendominasi ekosistem laut. Kategori kepemilikan ikan yang berbahaya dan invasif sangat dilarang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Karena itu, kami menindaklanjuti arahan Menteri Susi Pudjiastuti untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Jawa Tengah bahwa spesies ikan sangat berbahaya dan dapat mengurangi populasi ikan lainnya di perairan Bahkan jika digigit dapat menyebabkan kematian pada manusia," kata Gatot. , Minggu (1/7).

Dia menjelaskan ada 152 ikan berbahaya dan invasif. Di Jawa Tengah, katanya ukuran ikan Arapaima Gigas bisa mencapai 3 meter. Ikan Arapaima dikenal sangat serakah dan sering memangsa ikan-ikan kecil yang berada di perairan lepas.

Ikan lain yang termasuk kategori berbahaya dan invasif adalah piranha. Piranha yang tinggal di Amazon Brasil sangat berbahaya ketika dibawa ke Indonesia dan dirilis. "Ini pemangsa laut yang berbahaya dan sangat ganas … Hasil pemantauan kami, arapaima, sapu terbang, buaya berada di Jawa Tengah dan dilarang dipelihara," katanya.

Dia mengimbau kepada hobi yang sering menjaga ikan seperti itu untuk menyerahkannya. Dengan begitu, itu bisa dijaga sementara sebelum dihancurkan. Pengiriman ikan berbahaya dan invasif diberikan tenggat waktu satu bulan dari 1 Juli hingga 31 Juli. Pengiriman ikan yang berbahaya dan invasif dapat dilakukan di dua pos BKIPM yang ada di Jalan Suratmo Semarang dan Jalan Adi Soemarmo Solo. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);