Beranda Nasional Demi Asian Games, ganjil genap diperluas hingga rekayasa lalu lintas di tol

Demi Asian Games, ganjil genap diperluas hingga rekayasa lalu lintas di tol

5
0

Banjarmasinnews.com – Sebanyak tiga tempat dari Asian Games 2018 di Jakarta dinilai tidak memenuhi syarat untuk waktu yang diambil oleh Panitia Penyelenggara Asia (OCA). Tiga tempat tersebut adalah Wisma Atlet-Venue Silat TMII selama 38 menit, Wisma Atlet-POPKI Cibubur selama 45 menit, dan Wisma Atlet-Venue Golf di Pondok Indah selama 48 menit

Wakil Kepala Dinas Perhubungan Jakarta (Wakadishub) Sigit Widjatmoko mengatakan , waktu perjalanan diperoleh selama persidangan selama Ramadan lalu. Namun, ia yakin waktu perjalanan dapat dikurangi dan mendekati kondisi yang diberikan oleh OCA, yaitu 34 menit.

"Ini adalah uji coba ketika kita berpuasa kemarin, Rabu kita akan melakukan uji coba lagi hari Senin sudah mulai menguji bahkan ekstensi aneh," kata Sigit ketika dihubungi di Jakarta, Minggu (1/7).

Dia berharap, semoga lebih baik dan dapat memenuhi target yang diharapkan OCA. Sigit menjelaskan, persidangan beberapa waktu lalu hanya menggunakan pendamping dan penutupan sementara akses jalan tol. Karena itu, ia berharap waktu perjalanan ke tiga venue akan berkurang.

"Uji coba akan dilakukan dengan garis Ditlantas, kami optimis bahwa apa target OCA dapat dipenuhi selama Asian Games," katanya.

Ketiga jalur menuju tempat tersebut akan menggunakan jalan tol. Namun, kata Sigit, untuk pergi ke tempat golf di Pondok Indah akan menggunakan jalan tol dan jalan non-tol

"Nanti di jalan non-tol kami peluangnya pun ada dan ada penutupan sementara gerbang tol, "jelas Sigit. [19659003] Anehnya

Menjelang Asian Games 2018, Dishub DKI Jakarta akan menerapkan perluasan kebijakan genap bahkan genap di jalan arteri Jakarta.

Awalnya, hanya di Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, sekarang diperluas ke Jalan Benyamin Sueb, Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan MT Haryono dan Jalan Metro Pondok Indah

"Kebijakan ganjil ini untuk kendaraan pribadi dan berlaku setiap Senin – Minggu pukul 06.00-21.00 WIB," kata Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah.

Selain Jalan Arteri, perluasan ganjil juga diterapkan di pintu tol, yaitu penambahan Gerbang Tol Tambun dari yang semula hanya Bekasi Barat d Bekasi Timur (Tol Jakarta Cikampek) dan tambahan di Dawuan Gerbang Tol dari Gerbang Tol Cibubur yang asli (Jalan Tol Jagorawi).

Uji ekspansi ganjil-genap di Jalan Arteri akan dimulai pada 2 Juli hingga 31 Juli 2018. "pemberlakuan perpanjangan yang aneh mulai 1 Agustus 2018," katanya.

Andri menyebutkan bahwa ada beberapa kendaraan yang mendapatkan pengecualian dalam kebijakan ganjil-genap. Diantaranya kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.

Reporter: Devira Prastiwi

Sumber: Liputan6.com [noe]