Beranda Nasional Dugaan manipulasi data, Ketua KPU Makassar diperiksa 3 jam

Dugaan manipulasi data, Ketua KPU Makassar diperiksa 3 jam

7
0

Banjarmasinnews.com – Ketua KPU Makassar Syarif Amireksi di kantor Bawaslu Makassar, jl Anggrek Raya, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (30/6). Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan manipulasi data format C1. Dia mencapai tiga jam, mulai dari pukul 09.30 wita hingga pukul 12.06 wita.

Syarif Amir datang sendiri dan langsung jalani pemeriksaan. Oleh Bawaslu Makassar, setelah Syarif Amir, maka akan dilakukan pemeriksaan anggota PPK (Kecamatan Pelaksana Kecamatan) dari Kecamatan Tamalate. Dan Minggu besok (1/7), Bawaslu mengagendakan pemeriksaan terhadap staf KPU Makassar dan komisioner KPU Makassar divisi teknis, Abdullah Mansyur.

Humas Bawaslu Makassar, Muhammad Maulana menjelaskan, tes tersebut terkait perhitungan real yang terkait dengan data format angka C1 KWK dengan yang memiliki pihak Bawaslu Makassar, Panwascam dan yang ada di website KPU Makassar.

"Perangkapan paslon bergambar dan kotak kosong di format C1 yang dimiliki Bawaslu Makassar, Panwascam dan di web itu terlihat jumlah yang cukup signifikan. Ada asumsi manipulasi data itu adalah penggelembungan jaminan jumlah suara. Untuk lebih terangnya maka kami melakukan pemeriksaan ke tugas yang sebelumnya ada ketua KPU Makassar, "kata Muhammad Maulana.

Hasil-hasil pemeriksaan ini nantinya akan menjadi bahan untuk menentukan tidak adanya kejaksaan.

"Untuk kasus seperti ini dugaan pelanggarannya adalah pasal 178 E, UU Pilkada No 10 tahun 2016 dengan a ncaman 3 tahun penjara, "kata Muhammad Maulana.

Humas Bawaslu Makassar, Muhammad Maulana 2018 Banjarmasinnews.com/Salviah Ika Padmasari

Sementara ketua KPU Makassar, Syarif Amir yang memberikan keterangan usai pemeriksaan membenarkan pemeriksaannya yang terkait kecurigaan terhadap data yang tidak sesuai antara yang di format C1 dan website KPU .

"Itu hanya kesalahan teknis. Ini adalah cara untuk menemukan proses agar dapat berihkan dari mana," kata Syarif Amir.

Diungkapnya, jumlah data yang cukup signifikan dari 3 TPS yang ada di Bontoduri, Kecamatan Tamalate.

Soal dugaan manipulasi data ini sendiri mulai terkuak saat gambar rekapitulasi di website dan format C1 beredar di media sosial. Data yang terlihat di format C1, menjamin suara di Pilwalkot Makassar unggul lebih dari 100 suara sementara paslon bergambar hanya tempo. Jumlah suara yang berbeda di situs web KPU Makassar, penghasilan itu di balik yang unggul dan paslon bergambar yaitu dengan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi atau paslon Appi-Cicu. [rnd]