Beranda Nasional Hari ini uji coba perluasan ganjil genap dilakukan hingga 1 Agustus 2018

Hari ini uji coba perluasan ganjil genap dilakukan hingga 1 Agustus 2018

8
0

Jakarta – Dinas Perhubungan Jakarta (19459003) bersama Dirlantas Polda Metro Jaya akan kembali mengadakan tes rekayasa lalu lintas untuk kelancaran Asian Games 2018. Wakil Kepala Dinas Transportasi Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan bahwa pihaknya juga telah siap untuk sosialisasi kepada masyarakat

"30 spanduk pengajuan banding kami disiapkan, hari pertama kami mempersiapkan petugas untuk sosialisasi, bukan penegak hukum Jadi kami menyiapkan selebaran," kata Sigit ketika dihubungi di Jakarta pada hari Minggu (1 / 7).

Dia mengatakan tes yang akan dimulai pada Senin (2/7) besok dilakukan untuk mengetahui waktu perjalanan antara Wisma Atlet ke tempat Asian Games.

Menurut Sigit, rute akan dimulai dari Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Lalu, katanya, kendaraan akan menuju Wisma Atlet dan menuju ke masing-masing tempat.

"Uji coba nanti dengan jumlah armada lebih banyak, sehingga 8 armada. Uji coba yang lebih baik dari Terminal 2 dan 3 ke Wisma Atlet. Para atlet dibagi menjadi rute-rute itu," katanya.

Sigit menjelaskan bahwa percobaan akan difokuskan untuk pergi ke tempat golf di Pondok Indah, tempat Silat Pecak di TMII, dan Venue Handball di Cibubur. Alasannya adalah bahwa ketiga tempat ini belum memenuhi persyaratan dari Panitia Penyelenggara Asia (OCA), yaitu 34 menit.

"Saya masih bertanya kepada teman-teman saya seperti apa polisi, sekarang kekhawatiran tiga titik masih seperti itu. Kondisi rekayasa rekayasa yang dirancang ketika tanggal 20 Mei itu sudah selesai," katanya.

Saat itu, lanjut Sigit, waktu tempuh dari Wisma Atlet ke Venue Silek Pecak TMII selama 38 menit dan dari Wisma Atlet ke POPKI Cibubur selama 45 menit. Sedangkan waktu tempuh dari Wisma Atlet ke Venue Golf di Pondok Indah selama 48 menit.

Sigit mengatakan, dengan kebijakan yang diperluas genap aneh dapat memangkas waktu perjalanan. "Ini bisa dioptimalkan hingga 15-20 persen dengan ekspansi yang bahkan aneh. Kita mulai. Dan kemarin belum ada traffic yang direkayasa," kata Sigit.

Untuk dicatat, menjelang Asian Games 2018, Dishub DKI Jakarta akan menerapkan ekstensi kebijakan yang aneh di jalan arteri Jakarta. Awalnya, hanya di Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, sekarang diperluas ke Jalan Benyamin Sueb, Jalan Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan MT Haryono dan Jalan Metro Pondok Indah [19659003] "Kebijakan ganjil ini untuk kendaraan pribadi dan berlaku setiap Senin-Minggu pukul 06.00-21.00 WIB," kata Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah.

Selain Jalan Arteri, ekspansi ganjil juga diterapkan di pintu tol, penambahan di Gerbang Tol Tambun dari yang semula hanya Bekasi Barat dan Bekasi Timur (Jalan Tol Jakarta Cikampek) serta tambahan di Pintu Gerbang Dawuan dari aslinya hanya Jalan Tol Cibubur (Jalan Tol Jagorawi).

Uji ekspansi ganjil genap pada Jalan Arteri akan dimulai pada 2 Juli hingga 31 Juli 2018. "Sementara pemberlakuan Ekspansi Ganjil bahkan dimulai pada 1 Agustus 2018," katanya.

Andri menyebutkan ada beberapa kendaraan yang mendapatkan pengecualian dalam kebijakan ga even-even. Diantaranya adalah kendaraan dari Kepala Lembaga Negara Republik Indonesia.

Reporter: Devira Prastiwi
Sumber: Liputan6.com [noe]