Beranda Nasional IDI usulkan dokter tidak dipidana

IDI usulkan dokter tidak dipidana

5
0

Banjarmasinnews.com – Profesor Dr. Ilham Oetama Marsis Sp.OG mengusulkan agar dokter tidak boleh diberikan hukuman penjara karena dokter masih dapat memberikan layanan perawatan kesehatan

"Misalnya, seorang dokter dipenjara selama 10 bulan , 12 tahun, dia tidak bisa digunakan untuk layanan, sayangnya, "kata Marsis di Jakarta Kamis (28/6).

Marsis mengambil contoh dari beberapa negara di luar negeri tidak menjatuhkan hukuman pidana pada dokter.

"Di beberapa negara di luar mereka tidak mengenali pelanggaran pidana, oleh karena itu ada mediasi yang mungkin saya usulkan mengapa tidak ditegakkan," kata Marsis.

kesehatan dari Universitas Katolik Parahyangan Profesor Wila Chandrawila Supriadi mengambil contoh dari sebuah negara Belanda yang tidak menjatuhkan hukuman pidana pada dokter

"Di Belanda tidak ada dokter na. Hanya ada kompensasi," kata Wila.

Marsis menjelaskan bahwa apa yang dilakukan dokter itu ada hubungannya dengan konsekuensinya.

"Konsekuensi dari dokter tidak dapat diprediksi, berbeda dengan profesi lain ketika mengambil tindakan produk atau hasilnya ada parameter," jelas Marsis.

Dia menekankan bahwa hal yang paling penting untuk profesi dokter adalah bekerja sesuai dengan standar profesional, standar etika, standar kompetensi, dan standar layanan. Jika dokter telah melakukan tugasnya sesuai dengan standar yang ditetapkan , semua hasil dari tindakan tak terduga adalah risiko medis. [ded]