Beranda Nasional Ini solusi anyar untuk petani bersaing di era digital

Ini solusi anyar untuk petani bersaing di era digital

6
0

Banjarmasinnews.com – Pendiri platform digital, Pak Tani Digital, Mahendra Sitepu menyangkal bahwa perkembangan teknologi digital dapat merusak bisnis pertanian. Berbagai platform penjualan online yang ada, seperti PakTaniDigital, dapat dimanfaatkan oleh petani untuk memperluas pasar mereka.

Namun, untuk dapat memperluas pasar di era digital, langkah pertama yang dapat diambil oleh seorang petani adalah secara aktif terlibat dalam media sosial. Ini agar para petani menjadi lebih melek teknologi dan dapat mempelajari potensi perluasan jaringan bisnis online

"Meskipun masih banyak petani kita gaptek (teknologi gagap), tidak peduli itu masalah waktu .. Yah jadi kami menyarankan petani mulai sekarang bersosial mulai sehat, ā€¯katanya ketika ditemui Banjarmasinnews.com di Forum Pertanian dan Pangan Asia (ASAFF), di JCC, Jakarta Sabtu (30/6).

Mahendra sekarang aktif mendidik petani untuk lebih melek teknologi dan juga menguasai pemasaran digital. "Strategi kami adalah menggunakan rantai informasi yang dekat dengan petani, dan di kelompok petani, akan ada anggota yang tidak tahu apa-apa, sehingga peluang akan lebih terbuka, meskipun belum menarik itu adalah soal waktu, "tambah Mahendra.

"Strategi kami aktif di media sosial. Kami membuat kontes foto pertanian dengan handphone, biarkan mereka mengajar para petani untuk mengunggah, permainan pertanian, video pertanian, menggunakan semua ponsel," jelasnya.

Petani dengan layanan platform digital ini dapat dengan bebas mengiklankan produk pertanian. Pembeli juga difasilitasi untuk berkomunikasi langsung dengan petani yang ingin dia membeli produknya

"Di sini para petani dapat beriklan, misalnya selada ini sudah terlihat 1.700 kali, bawang merah terlihat 500 kali. Hal ini dapat dilihat harga jadi, detailnya bisa dilihat, bisa dilihat, bisa disebut langsung, petani media sosial yang bersangkutan, "katanya.

Ia berharap, petani tidak lagi kesulitan memasarkan produk pertanian mereka. "Pengalaman yang kami lihat ketika platform e-commerce seperti Bukalapak, dan Tokopedia menunjukkan keberhasilan model yang sama dapat diterapkan di bidang pertanian," katanya. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);