Beranda Nasional Jadi bandar besar sabu, sipir lapas Sampit bakal dipecat

Jadi bandar besar sabu, sipir lapas Sampit bakal dipecat

10
0

Banjarmasinnews.com – Tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, inisial HA yang ditangkap oleh polisi karena diduga sebagai pelabuhan besar sabu-sabu yang terancam diberhentikan

" Seperti yang diarahkan oleh Departemen Kehakiman, jika seorang petugas penjara tersandung kasus narkoba, apakah itu perdagangan obat bius, memiliki dan menjadi pengguna, akan ditangani dengan tegas tanpa belas kasihan, "kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Tengah, Anthonius M Ayorbaba, seperti dikutip Antara, Sabtu (7/7).

Direktorat Personalia Kepolisian Detasemen Narkoba Kalimantan Tengah menyita 12,68 gram metamfetamin dan uang tunai Rp 5 juta dari petugas penjara yang tidak bermoral II-B Sampit berinisial HA. Shabu-shabu yang disita ditemukan di dalam lemari HA di penjara II-B.

Anthonius mengatakan sepenuhnya menyerahkan proses hukum penjaga penjara ke Polda Kalimantan Tengah. Dia bahkan mengundang polisi untuk melakukan pencarian di Pengadilan Pemungutan Sampit untuk mengungkapkan siapa dalang di belakangnya.

"Acara ini harus menjadi pelajaran berharga bagi petugas lapas di Kalimantan Tengah, ini harus menjadi yang terakhir. Bulan dan tahun," harapnya.

Dia mengaku sangat kecewa jika masih ada petugas lapas yang berhubungan, bahkan pengedar narkoba. Sebab, dia selalu mengingatkan petugas di Kalteng ini untuk menjauhi narkoba, apapun.

Dia mengatakan jika masih ada petugas lapas menjadi dealer atau pengedar narkoba, maka ini secara mental tidak menguntungkan. Negara telah menyediakan dan menyediakan gaji yang cukup dan cukup untuk mendukung keluarga para pejabat penjara.

"Hari ini petugas lapas tidak hanya menerima gaji pokok, tetapi juga remunerasi setiap tiga bulan." Jumlah remunerasi cukup baik untuk menghidupi keluarganya. kecewa ada tahanan yang ditangkap karena narkoba, "kata Anthony. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) return; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);