Beranda Nasional Kader minta Jokowi evaluasi posisi Wiranto di Kabinet usai obok-obok Hanura

Kader minta Jokowi evaluasi posisi Wiranto di Kabinet usai obok-obok Hanura

5
0

Banjarmasinnews.com – Para administrator Partai Hanura sangat marah dengan keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto meminta sistem informasi partai politik KPU. Pendiri Partai Hanura Djafar Badjeber meminta Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi posisi Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (19659002) "Saya harap Bapak Jokowi sebagai presiden mengevaluasi keberadaan kepemimpinan semacam ini," kata Djafar di Hanura Kantor Kota, Menara Kota, Thamrin, Jakarta Jumat (6/7).

Menurut dia, Wiranto telah menggeledah partai Hanura dengan keputusannya. Ini mengikuti surat instruksi dari Wiranto untuk DPP Partai Hanura untuk kembali ke kepengurusan awalnya sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. M.HH-22.AH.11.01, dengan Ketua Oesman Sapta Odang dan Sekretaris Jenderal Sarifuddin Sudding.

Mengikuti Keputusan Wiranto bahwa, KPU mengubah data Sipol menjadi milik Partai Hanura. Mengubah data Sipol membuat calon legislatif yang diusung Hanura tidak bisa memasukkan data ke Sistem Informasi Calon (Silon) KPU

"Saya kira jika kaya seperti ini loh partainya partainya sendiri akan dimasukkan ke dalam jurang Jika masih ketua partai "Katanya.

Diduga Wiranto memiliki agenda sendiri dalam Pemilihan Umum 2019. Agar misi tercapai, kata Djafar, Wiranto mengumpulkan KPU, DKPP, Kemenkum HAM, PTUN Jakarta dan MA ke kantornya untuk membahas masalah (19659003) "Ini menghancurkan negeri ini jika pemimpin mengganggu antara urusan urusan eksekutif dan yudisial negara ini, "jelasnya.

Saking kesal, Djafar mengangkat Wiranto masih memiliki urusan yang belum selesai dengan Hanura. Menurutnya, ada ratusan miliar uang yang harus dipertanggungjawabkan oleh manajemen Wiranto.

DPP Hanura sekarang, lanjut Djafar didesak oleh Dewan Pendiri untuk mengaudit dana ratusan miliar.

"Urusan Tuan Wiranto belum selesai sama dengan kami Kami didesak oleh dewan pendiri bahwa mereka meminta dana atau uang dari pihak ini untuk mengaudit, kami masih belum mengaudit peluang Kami memperkirakan ratusan miliar uang partai harus dipertanggungjawabkan, "kata Djafar

Tidak sampai di sana, Djafar yakin Wiranto bisa dipecat dari posisinya sebagai Ketua Dewan Pengawas Partai Hanura karena keputusannya. Pengadilan Negeri Hanura akan melanjutkan tindakan Wiranto.

"Pada waktunya dapat dipecat," katanya. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);