Beranda Nasional Ke polisi, ayah tiri aniaya balita di Depok ngaku cuma menyentil hidung

Ke polisi, ayah tiri aniaya balita di Depok ngaku cuma menyentil hidung

6
0

Banjarmasinnews.com – Ridwan (28) ayah tiri yang menyiksa SV (2) mengaku menyesal atas perbuatannya. Ridwan mengakui tindakannya tidak sengaja dilakukan. Tindakan itu dilakukan karena Ridwan kesal dengan anak tirinya yang tidak mau dekat dengannya.

Ironisnya, penyiksaan kejam dilakukan di depan ibu korban. Ridwan sekarang mendekam di sel untuk menjelaskan tindakannya.

"Korban menderita memar di wajah karena dipukul oleh tersangka," kata Kanit Polisi PPA Depok, Ipda Nurul Kamilawati, Selasa (3/7).

Kepada penyidik, "

" Menurut pengakuan putranya rewel, ketika dia pulang dari kerja menangis sampai akhirnya pemukulan terjadi, "katanya.

Pelaku berdebat hanya menjentikkan hidung dari Namun, tindakan para pelaku menyebabkan korban menderita luka parah. "Pengakuannya hanya menjentikkan tetapi luka-lukanya sangat dan dalam dideteksi dari kesaksian tersangka pertama untuk pertama kalinya penganiayaan korban. "

Saat ini Ridwan sedang mendekam di Polda Depok. Dia dituntut berdasarkan Pasal 80 UU No. 35 tentang Perlindungan Anak." Tersangka yang telah kami amankan, dan masih dalam proses interogasi. "

Sebelumnya, pelaku yang bekerja sebagai supir angkutan umum D-05 Bojonggede-Terminal Depok menganiaya SV karena kesal tidak dijemput.

Akibatnya, SV menderita memar. Bahkan hidungnya diketahui patah tulang. Dia melakukan penganiayaan di uang sewanya rumah ed di kecamatan Bojonggede, kecamatan Bojonggede, kabupaten Bogor.

Mirna, ibu SV mengatakan bahwa putranya sering dipukuli oleh suaminya. Tidak jarang, Mirna juga mendapat pukulan dari suaminya.

"Anak saya baru saja dipukul, kami juga mendapatkan hal yang sama oleh pelaku," katanya.

Dari pemukulan anak tirinya menderita memar di bibir atas dan bibir bawah. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);