Beranda Nasional Mantan napi korupsi masih boleh daftar caleg di KPU Jabar

Mantan napi korupsi masih boleh daftar caleg di KPU Jabar

6
0

Banjarmasinnews.com – KPU Jawa Barat akan menerima pendaftaran calon legislatif dengan status narapidana korupsi . Namun, apakah mereka tergantung pada keputusan Mahkamah Agung (MA) untuk mengadili artikel dalam PKPU No. 20 tahun 2018 yang melarang narapidana korupsi menjadi kandidat.

Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat mengatakan, jika pasal tersebut dibatalkan, maka caleg eks tahanan korupsi akan terus berlanjut. Sebaliknya, calon legislatif yang pernah berurusan dengan korupsi akan langsung jatuh jika Mahkamah Agung menentukan artikel itu.

"Untuk sementara kami akan menerima (narapidana korupsi) saat pendaftaran, tetapi hasil akhir akan menunggu MA," katanya ketika ditemui di KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Jumat (13/7).

Sejauh ini, KPU Jawa Barat belum menerima satu pun partai yang mendaftarkan pendaftaran calon legislatif (calon legislatif) DPRD Jawa Barat. Bahkan, pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Juli dan akan berakhir pada 17 Juli.

"Hingga hari ini belum ada daftar, mulai besok sudah ada konfirmasi ada yang mau daftar," kata Yayat.

Jadwal sementara yang tepat, pada hari Sabtu (14/7) Demokrat akan mendaftarkan kandidat mereka ke KPU Jawa Barat. Sisanya, partai akan mendaftarkan kandidat pada 15-17 Juli.

Yayat mengajukan banding ke petugas pendaftaran untuk mengatur waktu pendaftaran untuk pesta. Oleh karena itu, mereka tidak akan datang pada saat bersamaan.

"Ini supaya beban pejabat KPU tidak akan menumpuk sekaligus," katanya.

Sementara itu, KPU Jawa Barat telah menerima 54 calon Dewan Perwakilan Daerah yang sudah mendaftar ke KPU Jawa Barat. Dari mereka, delapan dari mereka dianggap memenuhi syarat untuk mendapat dukungan, yang setidaknya 5 ribu pendukung terbukti dengan salinan kartu identitas elektronik

"Tidak selesai, itu harus diselesaikan, jika misalnya kurang dari 1.000, setidaknya harus menyerahkan lebih dari 1.000 dukungan dalam bentuk salinan elektronik KTP, "jelasnya.

Dari daftar calon anggota DPD, ada nama-nama petahana yaitu Oni ​​Suwarman, Eni Sumarni, dan Ayi Hambali. Sedangkan petahana lain yaitu Aceng Fikri tidak mendaftar. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);