Beranda Nasional Massa Paslon Appi-Cicu ribut di kantor Kecamatan Tamalanrea Makassar

Massa Paslon Appi-Cicu ribut di kantor Kecamatan Tamalanrea Makassar

9
0

Banjarmasinnews.com – Massa pendukung paslon Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi atau yang populer dengan tag line Appi-Cicu mendatangi kantor Kecamatan Tamalanrea di Jalan Perintis Kemerdekaan Kamis (28 / 6) malam. Sempat terjadi keributan di lantai III karena massa yang dilakukan sekitar 100 orang untuk mengecek suara kotak

Koordinator tim Appi-Cicu, Rustam Bombong mengatakan, mereka ingin memastikan tempat yang nyaman di tempat sebelum bergeser ke kantor KPU Makassar steril dari pihak tidak bertanggungjawab . Pasalnya mereka mendapatkan informasi jika ada camat dan lurah di ruang penyimpanan tersebut.

"Lantai III tempat suara itu berada, kantor camat ini harus steril dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan termasuk camat sendiri dan lurahnya. Kami datang ke kantor camat malam ini karena mendapat informasi ada camat dan dua oknum lurah berada di lokasi kantor camat ini. Sementara hanya pihak pengamanan yang ada di sini, "katanya, Kamis (28/6) malam.

Dia menegaskan, pengamanan di lokasi kotak suara itu ada adalah tanggung jawab pihak tidak perlu ada camat atau lurah di dalam. Rustam meminta camat dan lurah netral dan kotak suara yang harus dijaga.

Sementara itu, Kapolsek Tamalanrea Kompol Syamsul Bakhtiar yang ditemui di lokasi membenarkan adanya keributan di kantor camat itu. Massa datang sekitar pukul 21.00 Wita. Mereka datang dan bertanya tentang camat dan lurah berada di kantor Kecamatan Tamalanrea hingga malam.

"Iya memang ada camat dan lurah tapi hanya di bawah, tidak di lantai III tempat penyimpanan kotak-suara. Sempat ribut-ribut jadi kami beri kesempatan ke perwakilan mereka untuk mengecek sendiri dan mereka tidak berhubungan camat atau lurah di dalam ruangan kotak suara itu di atas lantai III seperti kecurigaan pertama, kecuali para petugas keamanan, "katanya.

Setelah mengecek ruang penyimpanan kota, Syamsul mengungkapkan, massa yang datang masih tidak berkenan camat dan lurah itu ada di kantor. Setelah dikomunikasi, camat dan lurah kemudian pulang lusuh.

"Karena di antara mereka, meminta kami untuk ikut mengawasi kota-kotak suara itu, kami akan memberikan kesempatan seperti hanya di luar pagar dan tetap menjaga ketertiban. Itulah makanya massa itu. masih bertahan di lokasi kantor camat Tamalanrea ini, "tutupnya. [fik]