Beranda Nasional Najib Razak tuntut balik 3 pejabat penyelidik kasus korupsi 1MDB

Najib Razak tuntut balik 3 pejabat penyelidik kasus korupsi 1MDB

6
0

Banjarmasinnews.com – Kembali menjadi kasus mega Korupsi Malaysia, mantan perdana menteri Najib Razak mengajukan gugatan hukum kepada tiga pejabat tinggi yang bertanggung jawab dalam penyelidikan skandal rasuah itu.

Najib mengajukan gugatan hukum perdata (arsip sipil) kepada Kepala Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) Mohd Shukri Abdull, Kepala Divisi Kejahatan Finansial Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) Amar Singh, dan Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas, seperti dikutip dari The Star, Minggu (8/7). [19659003] Ketiga tokoh itu adalah pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas proses penyelidikan 1MDB.

Dalam gugatan tersebut, tim dokar Najib Razak menuduh tokoh itu melakukan prasangka dan bias terhadap kliennya sepanjang proses penyelidikan 1MDB berlangsung.

Badrul Abdullah, salah satu Gagal hukum Najib, mengatakan: "Kami sedang mencari putusan terhadap unsur-unsur terkait pada para figur tersebut dalam kasus kasus itu. "

Catatan yang menyebutkan tiga berkas pada 30 Juni dan diberi nama Najib sebagai penggugat.

Pengadilan Tinggi Malaysia akan memulai sidang vonis terhadap mantan Perdana Menteri Najib Razak atas kasus megakorupsi 1MDB pada 2019 mendatang.

Tanggal detail persidangan lengkap; 18-28 Februari, 4-8 Maret, dan 11-15 Maret tahun depan. Total persidangan akan berlangsung selama 19 hari. Seperti yang dikutip dari The Star Malaysia.

Najib Razak hidup sidang dakwa di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur pada Rabu 4 Juli 2018, terkait kasus dugaan mega korupsi 1MDB.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, Najib Razak didakwa dengan tiga dakwaan Pencegahan kriminal dan satu tanggung sebagai wewenang sebagai gratifikasi. Pelanggaran tersebut dilakukan antara tahun 2011 dan 2015.

Masing-masing dari empat dakwaan itu memiliki ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun. Penyatuan kekuasaan yang dilakukan oleh Najib Razak memiliki ancaman tidak ada dari lima kali "Nilai gratifikasi".

Sejauh ini Najib mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan yang dialamatkan keras.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com [pan]