Beranda Nasional Pemerintah siapkan obligasi untuk Hutama Karya jika pengajuan PMN ditolak

Pemerintah siapkan obligasi untuk Hutama Karya jika pengajuan PMN ditolak

7
0

Banjarmasinnews.com – PT Hutama Karya (Persero) adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang ditugaskan untuk membangun jalan tol Trans Sumatera. Saat ini, beberapa segmen sudah beroperasi tetapi beberapa masih dalam proses

Untuk mempercepat pembangunan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 12,5 triliun untuk 2019. Saat ini proses sedang dibahas dengan DPR Rakyat RI

Meski begitu, pemerintah juga sudah menyiapkan berbagai opsi jika PMN tidak disetujui oleh DPR. Salah satu dari berbagai opsi yang dipertimbangkan adalah penerbitan obligasi lagi

"Jadi jika persyaratan ekuitas ini tidak terpenuhi, kami sedang mempertimbangkan langkah-langkah lain, seperti penerbitan obligasi yang dijamin pemerintah," kata Direktur Jenderal Risiko. Manajemen dan Keuangan di Kementerian Keuangan Riko Amir di Jakarta Rabu (11/7).

Hanya dipastikan bahwa penerbitan obligasi ini akan dilakukan dengan pertimbangan besar, seperti ruang aset HK dan kondisi keuangan perusahaan. Bahkan, HK telah menerbitkan obligasi sebanyak tiga kali dalam pembangunan proyek jalan tol Trans Sumatera.

Obligasi pertama dengan jaminan pemerintah untuk jalan tol Medan-Binjai senilai Rp 481 miliar, Palembang-Indralaya Rp 1,2 triliun dan Bakaheuni "Karena kebutuhan kami untuk menyelesaikan pembangunan delapan ruas jalan tol prioritas dalam Peraturan Presiden, dibutuhkan sekitar Rp 81 triliun, sedangkan PMN diberikan ke HK hingga saat ini Rp 5,6 triliun, "kata Riko

Tidak hanya itu, untuk mengevaluasi manfaat ekonomi dari pembangunan jalan tol di Sumatera, Riko menambahkan bahwa pemerintah bersama HK sedang mengidentifikasi dampaknya dari jalan tol pada pengembangan daerah sekitarnya dan potensi pengembangan di sepanjang jalan tol.

Pemerintah percaya proyek jalan tol Trans Sumatra tidak hanya akan meningkatkan konektivitas dan akses ke transportasi dan logistik di Sumatera, tetapi juga diharapkan untuk meningkatkan memberikan manfaat ekonomi dan dampak positif pada sektor lain.

[bim]