Beranda Nasional Pemkab Tangerang dukung percepatan proyek strategis nasional

Pemkab Tangerang dukung percepatan proyek strategis nasional

11
0

Banjarmasinnews.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh rencana strategis nasional yang ada di daerah setempat. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moh Maesyal Rasyid menyatakan bahwa rencana strategis nasional saat ini adalah perluasan bandara, serta rencana pembangunan Bandara Soekarno-Hatta 2 di Kecamatan Pakuhaji dan Tol Tangerang Jalan Tol serta Tol Serpong-Balaraja Jalan

"Pembangunan di Kabupaten Tangerang, kita tidak bisa berdiam diri," kata Maesyal di Tangerang, Rabu (11/7).

Menurut Maesyal, program pembangunan berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Perluasan bandara misalnya, pemerintah setempat ikut membantu menyediakan lahan bagi penduduk baru yang berdomisili

"Kami tidak dapat menolak warga untuk domisili baru mereka. (Setelah perluasan bandara) mereka mencari lahan yang dekat dengan asal dari kediaman lama, "kata Maesyal.

Dia menambahkan bahwa "tidak mungkin bagi kita untuk tetap diam, pemerintah lokal harus memperhatikan kepentingan masyarakat".

Selain itu, pemerintah daerah juga memerlukan industri, komersial, hotel, kargo dan infrastruktur lain untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan (19659003) Maesyal juga mengatakan bahwa dengan pembukaan lapangan kerja baru dan industri yang sedang berkembang, infrastruktur jalan juga diperlukan untuk mengatasi kemacetan, terutama di wilayah Pantura.

19659003] Perkembangan kata Maesyal harus ditanggapi dengan cepat, termasuk perubahan tata ruang di wilayah tersebut. "Perubahan Perencanaan Tata Ruang Kabupaten Tangerang saat ini berjalan sesuai dengan koridor dan disesuaikan dengan perkembangan Ibu Kota, Jakarta karena kedekatannya," kata Maesyal.

Mengenai tata ruang, Konselor Kabupaten Tangerang Deden Syuqron yang ada di Kabupaten Tangerang sekarang sesuai dengan alokasi, dan mengacu pada peraturan daerah yang ada dari Peraturan Nomor 13 Tahun 2011 tentang rencana tata ruang (RTRW) Kabupaten Tangerang 2011- 2031. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 Pemerintah Provinsi Banten tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Banten No 2 Tahun 2011 Tentang Penataan Ruang Provinsi Banten Tahun 2010-2030.

Deden juga menyatakan secara yuridis bahwa konversi lahan hanya terjadi ketika ditetapkan sebelumnya di Perda / Perbup sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Oleh karena itu, di Kabupaten Tangerang tidak dapat memenuhi syarat untuk konversi lahan dari pertanian ke industri atau perumahan.

"Bagaimana ada konversi lahan jika kabupaten belum membentuk Pertanian Lahan Pertanian Berkelanjutan? Kebenarannya adalah bahwa telah terjadi perubahan spasial dari penunjukan ruang pertanian menjadi sebutan non-pertanian, dari penunjukan ruang industri ke perumahan dan lain-lain, "beber Deden.

Mengapa belum ditentukan karena kata Deden Kabupaten Tangerang secara geografis dekat dengan ibu kota dan memasuki kawasan strategis Spasial Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

Jadi payung hukum dalam pengelolaan tata ruang adalah Peraturan Kabupaten Tangerang nomor 13 tahun 2011 tentang RTRW 2011-20131, peraturan daerah nomor 5 tahun 2017 tentang perubahan Peraturan Daerah Provinsi Banten nomor 2 2011. Yang di atas lagi adalah Peraturan Presiden No. 54 tahun 2008 tentang penataan ruang kawasan Jabodetabekpunjur.

"Karena kekhususan Kabupaten Tangerang, kami mengakomodasi dengan integritas ruang untuk program strategis nasional, oleh karena itu tidak terburu-buru dalam membangun Lahan Pertanian Berkelanjutan. Nanti akan didirikan, maka secara nasional ada perubahan dan kebutuhan akan ruang untuk proyek strategis nasional, maka Perda / Perbup menjadi bertentangan dengan Revisi Perpres Jabodetabekpunjur. Jika negara yang meminta kita harus siap, "kata Deden.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tangerang One Stop Service dari Tangerang Nono Sudarno mengatakan, sekarang ada lusinan perusahaan yang mengajukan permohonan izin pengembangan lokasi terutama di wilayah utara Tangerang "Semua dari kita tertampung dengan baik dan dilayani dengan baik, "katanya.

Nono memastikan lisensi yang telah dikeluarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti Area Tanah Ruang Angkasa yang ada, Area Laksana Business Park dan Pantai Indah Kapuk 2. [cob]