Beranda Nasional Polisi tangkap 4 sekawan pengedar uang palsu di Solok

Polisi tangkap 4 sekawan pengedar uang palsu di Solok

14
0

Banjarmasinnews.com – Empat remaja di Kota Solok, Sumatera Barat meringkuk sel penjara Polsek Solok Kota lantaran perpustakaan uang dan mengedarkan serta membelanjakan.

Keempat remaja itu bernama Alan Firlanda (17), Febri Akbar Chan ( 18), Julfaizal (15) dan Toby Andika Putra (20). Diketahui yang berasal dari Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, para tersangka kode uang dengan cara mencari gambar uang pecahan Rp 100 ribu di internet menggunakan telepon genggam, kemudian dipindahkan ke komputer .

"Selanjutnya mereka melakukan proses penyuntingan dan mencetak uang dengan menggunakan kertas HVS dan dipotong sesuai dengan ukuran uang, kemudian uang yang dibangkitkan dari tempat-tempat Sungai Lasi hingga Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat," paparnya .

Kejadian yang terungkap setelah salah satu menggunakan uang untuk membeli sebungkus rokok di warung Ijal Alwandi (34), warga Ampang Kualo RT 02 RW 06, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanah Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat. [19659003] "Kemudian saat pelaku pergi, korban yang melihat uang tersebut berasal dari uang biasanya, yaitu mulai dari ker tas dan warna yang buram. Merasa curiga, korban kemudian melapor ke Mapolres Solok Kota, "sambung Dony.

Keempat remaja itu juga berbagi peran. Alan Firlanda melakukan pencarian gambar mata uang di internet dan mencetak uang. Febri Chan, Julfaizal dan Toby Andika Putra menghasilkan uang sesuai dan membelanjakan.

Polisi berhasil menyita barang bukti satu CPU, monitor, keyboard dan mouse. Kemudian juga disita satu unit printer warna hitam, uang palsu senilai Rp 500 ribu, uang hasil tukar dan kembalian belanja di warung. Rp 362 ribu, dan uang palsu Rp 16,9 juta yang disita dari rumah Alan.

"Saat ini kami masih memburu tenaga berinisial A yang bangkit diri, dan kami hanya menyita uang yang sebesar Rp 1 juta yang disimpan di kediamannya," pungkas Kapolres.

Sementara itu, salah satu pelaku Alan mengaku mencetak uang seperti itu lantaran termotivasi dengan apa yang telah terlebih dahulu cetak.

"Dari sana saya tertarik dan melakukan pekerjaan serupa. Dengan bekal yang Anda miliki, Anda bisa membuat uang dan membelanjakannya, "akuinya sembari tertunduk. [cob]