Beranda Nasional PT SMI terbitkan obligasi ramah lingkungan pertama di Indonesia senilai Rp 3...

PT SMI terbitkan obligasi ramah lingkungan pertama di Indonesia senilai Rp 3 T

8
0

Banjarmasinnews.com – PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjadi penerbit pertama di Indonesia yang menerbitkan Obligasi yang berwawasan lingkungan. Penerbitan Green Bond adalah bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Hijau senilai Rp 3 triliun dengan nilai emisi Rp 500 miliar pada Tahap I 2018.

Selain Green Bond, perusahaan juga melakukan Sukuk Rp. 3 triliun, dengan nilai total Rp 1 triliun pada Tahap I 2018.

Presiden Direktur PT SMI, Emma Sri Martini, dinyatakan sebagai Obligasi Hijau Perusahaan pertama di negara ini, mengambil inisiatif untuk menyambut pembangunan yang sadar lingkungan yang mempertimbangkan lingkungan sekitarnya. "Melalui Green Bond, PT SMI bersama investor dan pemangku kepentingan lainnya mendukung terwujudnya keberlanjutan pembangunan, dan PT SMI akan mengalokasikan hasil penerbitan Green Bond untuk membiayai berbagai sektor seperti sektor energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan dan bersih. pengelolaan air, "katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selasa (10/7).

meskipun periode pembangunan buku sangat singkat dan memotong libur panjang Lebaran, tetapi permintaan untuk masuk ke Green Bond PT SMI masih sangat bagus dan memenuhi target awal sebesar Rp 1 triliun.

"Kepentingan investor sangat bagus dalam membangun buku. Tetapi investor mengharapkan hasil yang lebih tinggi karena suku bunga yang lebih tinggi," kata Emma.

Jadi, tambahnya, peningkatan suku bunga Fed dan ekspektasi kenaikan BI Rate mendorong beberapa investor menarik minat mereka setelah penentuan kupon obligasi dan menunggu kepastian kenaikan suku bunga. Namun, ia menyebutkan, ada tambahan permintaan Obligasi Hijau sebesar Rp 145 miliar selama penawaran terbaik, menghasilkan emisi total fase I sebesar Rp 500 miliar.

"Dalam emisi pertama ini, kami tidak memprioritaskan ukuran di tengah-tengah meningkatnya suku bunga suku." Emisi pertama ini lebih untuk mengaktifkan fasilitas PUB, sedangkan untuk emisi masa depan kita dapat melakukan kapan saja dalam kondisi yang lebih kondusif melalui fasilitas PUB sebesar Rp. 3 triliun, "jelasnya.

Menurutnya, Green Bond berbeda dengan industri syariah yang telah membentuk ekosistem dan target pasarnya, karena masih membutuhkan waktu untuk pengembangan di masa depan." Kami berharap PT SMI & # 39; s Emisi Obligasi Hijau dapat menjadi langkah pertama untuk pengembangan industri keuangan yang ramah lingkungan, karena ini memerlukan komitmen dan dukungan dari para pemangku kepentingan seperti regulator dan investor, "katanya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]