Beranda Nasional Sidang gugatan cerai, Brimob ngamuk dan ancam mati majelis hakim

Sidang gugatan cerai, Brimob ngamuk dan ancam mati majelis hakim

12
0

Banjarmasinnews.com – Persidangan gugatan perceraian di Pengadilan Negeri Ambon tegang. Karena itu, terdakwa, ML yang merupakan anggota Brimob Polda Maluku meradang untuk mengancam para hakim.

Bahkan, tindakan ML telah dimasukkan ke dalam penghinaan pengadilan atau penghinaan terhadap pengadilan dengan mengancam para hakim dan dua pengacara.

"ML Sikap dilakukan di pengadilan ketika dia digugat cerai oleh istrinya Khaterine," kata jurubicara Kantor Hero Amery Hery Setyobudi di Ambon, Kamis (5/7).

Hery Setyobudi mengatakan, sebelum sidang dimulai, panitera pengganti memberi tahu kedua belah pihak siap. Tetapi ketika terdakwa ditunjukkan kuasa penggugat menggunakan pengacara, ML langsung marah dan merampas kuasa.

Tindakan ML dilaporkan telah menggantikan juru tulis ke panel hakim. Kepada hakim, panitera pengganti menjelaskan bahwa persidangan harus siap dimulai karena penggugat dan tergugat hadir. Namun, surat kuasa itu diruntuhkan oleh terdakwa.

Panel hakim yang diketuai oleh Lucky Rombot Kalalo, Esau Yarisetou dan Hery Setyobudi akhirnya memasuki ruang sidang dan terdakwa juga ada di sana.

Sementara penggugat dan penasihat hukumnya, Ahmad Soulissa bersama Misna Weluertafelar dari Posbankum Maluku tidak dapat memasuki ruang sidang karena telah diancam oleh terdakwa.

"Kami telah masuk tetapi belum membuka persidangan, apalagi proses perceraian biasanya tertutup untuk umum, dan panitera pengganti memberi tahu kedua belah pihak bahwa hakim ada di sana dan kemudian masuk ke terdakwa tetapi suasananya tidak nyaman , "Kata Setyobudi, seperti diberitakan oleh Antara.

Namun, sesi harus dibuka sesuai jadwal, dan hanya untuk menjelaskan bahwa prosedur kedua belah pihak harus hadir di ruang sidang.

Para hakim memberikan pengertian kepada terdakwa tetapi anggota brimob dia menjadi lebih dan lebih. "Terdakwa bahkan mengeluarkan ancaman bahwa jika dia bercerai maka ayah meninggal (para hakim) dan saya juga meninggal," kata Setyobudi mengutip ancaman terdakwa.

Ancaman itu dianggap juru bicara Pengadilan Negeri Ambon bukan masalah sepele.

mengingatkan bahwa kondisinya harus ditinggalkan mengingat sikap terdakwa sangat merugikan dirinya sendiri dan memperkuat argumen yang disajikan dalam berkas gugatan sehingga persidangan ditunda sampai minggu depan.

"Pernyataan terdakwa dalam persidangan telah menjadi masalah besar dan jika ada undang-undang tentang penghinaan terhadap pengadilan atau penghinaan pengadilan karena itu adalah ancaman dan ada kode kriminal, tetapi hakim tidak doyan dan masih menolak sikap terdakwa seperti ini, "katanya.

Sementara itu, Trauma Pembina Posbankum Maluku, Thomas Wattimury menyatakan kepada hakim bahwa dua anggota yang menangani gugatan perceraian (19659003) "Saya tidak tahu apa masalahnya tapi sebagai pelatih Posbankum, saya sampaikan kepada panel hakim bahwa dua penasihat hukum yang menangani kasus ini mengundurkan diri karena mereka diancam, "jelas Thomas.

"Awalnya PN yang ditunjuk untuk menemani penggugat adalah Ahmad Soulissa dan berpartisipasi dalam proses mediasi tetapi gagal, dan jadwal persidangan hari ini adalah pembacaan gugatan," beber Misna.

Sikap terdakwa diduga telah mengeluarkan ancaman terhadap pengacara hukum dan hakim membuat pengacara lain, Abdusyukur Kaliki berkoordinasi dengan Bagian Polisi Sirimau sehingga sejumlah petugas polisi yang dipimpin oleh Wakapolsek datang ke kantor PN dan mengamankan terdakwa . (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);