Beranda Nasional Tanam puluhan pohon ganja di rumah, Nandi diciduk polisi

Tanam puluhan pohon ganja di rumah, Nandi diciduk polisi

7
0

Banjarmasinnews.com – Seorang pria bernama Nandi (57) ditangkap anggota Polisi Denpasar. Nandi ditangkap karena ia ditemukan memiliki belasan batang pohon ganja yang ditanam di rumah pribadinya.

Penangkapan seorang pria dari profesinya sebagai perancang berasal dari info publik bahwa Nandi sering mengkonsumsi mariyuana. Polisi menemukan 10 tanaman ganja dalam pot besar dan 12 tanaman ganja dalam pot kecil dan 9,57 gram daun dan batang dan biji ganja dalam botol di kediaman tersangka. Tersangka mengaku mendapatkan bibit ganja dari seseorang di Kuta, Badung, Bali.

"Saudara lelaki Nandi ini telah mengkonsumsi marijuana dan menanam ganja dari biji ini sudah setahun yang lalu," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo, di Mapolresta Denpasar, Selasa (10/7).

Bagasi pohon ganja memiliki tinggi lebih dari dua meter. Setelah ditanam setahun yang lalu di rumah pribadinya dan tidak diperdagangkan hanya digunakan sendiri oleh tersangka.

"Ada 10 ganja tongkat yang lebih tinggi dua meter, dan kemudian ada 12 pohon yang setinggi 3 sentimeter, memakai ganja untuk sehari-hari dan tidak diperdagangkan, jika perlu dia menggunakan ganja," katanya.

Dari pengakuan tersangka, untuk cara menggunakannya, daun ganja diiris kecil. Selanjutnya, daun ganja dikeringkan lalu dicampur dengan tembakau dan dihisab. Untuk cara menanam ganja subur, tersangka memberi pupuk organik.

"Dari hasil Kemudian dari hasil Labfor, adalah narkotika positif. Dia bekerja sendiri sebagai perancang," katanya.

Sementara itu, Nandi menduga ketika ditanyai oleh awak media mengapa menanam ganja. Dari pengakuannya karena memiliki nafas pendek.

"Saya bisa mendapatkan bibit tahun lalu, saya memiliki napas pendek, dokter saya mengatakan tidak ada obatnya," katanya.

Tersangka dijerat dengan pasal 111 ayat 2 UU 35 tentang narkotika. Dengan ancaman hukum minimal 5 tahun penjara dan maksimum 20 tahun penjara. (F, b, e, v, n, t, s) if (f.fbq) kembali; n = f.fbq = function () n.callMethod?
n.callMethod.apply (n, argumen): n.queue.push (argumen); if (! f._fbq) f._fbq = n;
n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = & # 39; 2.0 & # 39 ;; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s) (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);