Pangkalpinang,Detiknews.id — Tim Reskrim Polres Pangkalpinang berhasil ungkap indentitas mayat yang ditemukan warga yang tergeletak di samping Gundang Sembako Akim Garu Jalan Stasiun 21,Rt.004/002 Kelurahan Air Mawar, Bukit Intan, Pangkalpinang, Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Diketahui korban bernama Dimas Putra Septama (16), pekerjaan buruh warga Jalan Nilam V, Kelurahan Bacang Kecamatan Bukit Intan.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono SIk melalui Kabag Ops Kompol Jadiman Sihotang membenarkan hal tersebut.

” Benar identitas korban telah diketahui. Korban bernama Dimas warga Jalan Nilam Kelurahan Bacang,” ujar Kompol Jadiman.

Sementara dari keterangan ayah korban, SY  (57),  dihadapan polisi mengatakan, jika dia terakhir melihat korban dikamar pada pukul 00.15 WIB, Rabu dini hari.

Pada pukul 02.00  WIB,  dia kembali mengecek kamar korban, namun saat itu dia melihat kamar dalam kondisi kosong, sementara korban sudah tidak ada lagi dirumah.

Dia langsung bergegas keluar rumah untuk mencari keberadaan korban. Salah – satu tempat yang dituju adalah kediaman  Ateng (16) teman korban warga Kelurahan Bacang.

Sesampainya di rumah Ateng, Suryadi tidak menemukan anaknya, tapi dia melihat sekumpulan anak muda yang sedang berkumpul di rumah Ateng.

Setelah melakukan pencarian, langsung pulang. Barulah pada siang harinya, sekitar pukul 13.30 WIB, Suryadi mendapatkan kabar dari masyarakat jika anaknya telah meninggal dunia.

“Mendapatkan informasi itu, ayah korban langsung menuju ke RSUD Depati Hamzah. Setelah dicek ternyata benar korban adalah anak kandungnya sendiri,” ujar Kompol Jadiman.

“Selanjutnya saksi bersedia membuat surat pernyataan tidak akan membuat laporan polisi dan membuat surat pernyataan bahwa saksi menerima kematian secara wajar dan menolak dilakukan Autopsi,” terang Jadiman.

Sementara dari keterangan SD (29) kakak kandung korban, terakhir kali melihat adik kandungnya sedang mandi sepulang kerja di TPI, Selasa (24/3/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dijelaskan SD, kebiasaan  korban sehari-hari adalah pergi ke TPI untuk bekerja di pelelangan ikan, korban sendiri menurutnya tidak penah mengidap penyakit kronis.

“Saksi dan pihak keluarga tidak bersedia melakukan autopsi dan saksi beserta keluarga telah menerima kematian korban secara wajar,” terang Jadiman.

Diberitakan sebelumnya, mayat berjenis kelamin laki – laki, mengenakan kaos warna hitam, celana Hawai warna Merah tergeletak dibawah pohon dengan posisi telentang dengan mulut (maaf..red) terbuka.

Mayat pertamakali ditemukan oleh HN (29) warga Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam saat hendak pergi bekerja di gudang Sembako Akon Guru.

” Saat saya lihat mayat masih tergeletak di pinggir gudang dengan posisi telentang memegang sebatang kayu,” ujar HN.

HN yang saat itu kaget langsung memanggil Ateng pemilik warung didepan Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar segera melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Ketua RT setempat.

” Sudah saya kasih tau Ateng untuk melapor kepada Ketua RT,” katanya.

Sementara dari pengakuan HN, dia sendiri tidak mengenal sosok mayat yang ditemukan tergeletak tersebut.

” Saya tidak tau mayat siapa, karena bukan warga sini, ” ungkapnya.

Sementara Polsek Bukit Intan yang mendapat informasi masyarakat bersama tim DVI Polda Babel langsung turun kelokasi untuk melakukan oleh TKP.

Setelah melakukan olah TKP jenazah korban langsung di evakuasi ke RSUD Depati Hamzah untuk dilakukan otopsi.(rey/wh)

!function(f,b,e,v,n,t,s)
{if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};
if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;
n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];
s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,’script’,
‘https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);
fbq(‘init’, ‘907648532680394’);
fbq(‘track’, ‘PageView’);

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘907648532680394’);
fbq(‘track’, “PageView”);(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id-ID/sdk.js#xfbml=1&appId=272395066833032&version=v3.1&autoLogAppEvents=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

Sumber

Komentar Anda