Beranda Nasional Tim SAR temukan barang milik korban tabrakan speedboat di laut Sebatik

Tim SAR temukan barang milik korban tabrakan speedboat di laut Sebatik

2
0

Banjarmasinnews.com – Tim SAR bersama melanjutkan pencarian 2 korban kapal cepat pascatabrakan di perairan Sebatik, perbatasan Nunukan Kalimantan Utara dengan Malaysia. Satu dari lima kematian tetap tidak teridentifikasi.

Pencarian tim SAR gabungan juga melibatkan Marinir Angkatan Laut. Tim ini secara sementara memotong barang milik korban, yang mengapung di air laut.

"Tim juga melakukan upaya penyelaman di lokasi yang dicurigai di tempat kejadian, dengan kedalaman hingga 50 meter, kecepatan arus 6-7 knot kategori kencang, dan arus mengarah ke perairan Malaysia," kata Kasi Operations Office Search and Grade A Kaltim-Kaltara Octavianto, Sabtu (30/6) pagi.

Oktavianto menjelaskan, untuk jaminan penumpang manifes 19 orang, juga tidak terlalu pasti. "Jadi kami masih melakukan pencarian, terkait kemungkinan korban lain," katanya.

Informasi terbaru pagi ini, ada dua korban yang diduga hilang dan masih mencari tim SAR bersama masing-masing Olong, yang bertugas sebagai speedboat perahu motor dan Bastian, (19659003) "Semua korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Umum Nunukan, empat yang diidentifikasi, dan satu lagi wanita dewasa belum diidentifikasi, "kata Octavianto.

Empat korban tewas yang diidentifikasi adalah:

1. Agustina (32), wanita dari Kampung Timur Nunukan
2. Anis Platin (54), laki-laki dari Kampung Jawa Nunukan
3. Barek Beguir (35), wanita dari Kampung Timur Nunukan
4. Viani Nuktin ( 13), seorang gadis remaja yang juga tinggal di Kampung Timur Nunukan

Telah diketahui bahwa 2 insiden speedboat bertabrakan dilaporkan terjadi di Sungai Nyamuk, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara pada hari Jumat (29/6) sekitar pukul 19: 00 sore. Speedboat dikabarkan kebanyakan membawa buruh Indonesia (TKI), berlayar dari Tawau, Malaysia, ke Sebatik di Nunukan.

Tidak diketahui pasti karena tabrakan di perbatasan perairan dengan negara tetangga. Kemudian, sebuah speedboat muncul dari arah yang berlawanan, sampai tabrakan itu tak terhindarkan. Lima dikonfirmasi mati, dan 13 lainnya selamat. [If (f.fbq) return; n = f.fbq = function () n.callMethod?) (F, b, e, v, n, t, s)
  n.callMethod.apply (n, arguments): n.queue.push (arguments); if (! f._fbq) f._fbq = n;
  n.push = n; n.loaded =! 0; n.version = '2.0'; n.queue = []; t = b.createElement (e); t.async =! 0;
t.src = v; s = b.getElementsByTagName (e) [0]; s.parentNode.insertBefore (t, s)} (window,
dokumen, & # 39; skrip & # 39 ;, & # 39; https: //connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
fbq (& # 39; init & # 39 ;, & # 39; 833492313416407 & # 39;);
fbq (& # 39; track & # 39 ;, & # 39; PageView & # 39;);