Beranda Nasional Tjahjo soal TGB dukung Jokowi: Beliau orang yang berpikir jernih

Tjahjo soal TGB dukung Jokowi: Beliau orang yang berpikir jernih

7
0

Banjarmasinnews.com – Menteri Dalam Negeri (Menteri Dalam Negeri) Tjahjo Kumolo menilai dukungan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) adalah hal yang wajar. Tjahjo sendiri melihat TGB sebagai ulama yang jelas dan intelektual.

"Saya pikir dia (TGB) adalah seorang intelektual, seorang cendekiawan, dia sangat tahu tentang syariat agama dan dia juga orang yang berpikiran jernih," kata Tjahjo di kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta Tengah, Senin (9/7).

Dia mengatakan TGB dengan jelas menilai kinerja Jokowi selama memimpin Indonesia. "Sebagai gubernur dia benar-benar merasakan dampak dari kebijakan pembangunan Pak Jokowi, infrastruktur, ekonomi dan sosial, dampaknya bagi pemerintah daerah dan masyarakat NTB sudah cukup baik," katanya. Tjahjo juga setuju dengan TGB yang meminta agar Alquran tidak digunakan sebagai kepentingan politik. Menurut dia, apa yang disampaikan TGB adalah seruan agar pemilihan presiden 2019 menjadi damai dan demokratis.

"Saya pikir apa yang Gubernur NTB katakan adalah hal yang wajar bahwa dia memiliki daya tarik untuk pemilihan presiden yang demokratis, sehat, tidak ada kampanye untuk membenci, kampanye yang melibatkan agama," katanya.

Sebelumnya, Dukungan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi ke Jokowi untuk kembali sebagai calon presiden (calon presiden) dalam pemilihan presiden 2019 mengakibatkan berbagai reaksi dari masyarakat dan nasional angka.

Beberapa orang menyesalkan tindakan TGB yang bertentangan dengan suara sejumlah kelompok Muslim yang mendukungnya. Sebenarnya, tidak sedikit reaksi yang cukup kuat muncul dengan mengutip tulisan suci.

TGB meminta agar sikap politik yang berbeda dianggap sebagai upaya untuk berbuat baik. Menurutnya, meski pilihannya berbeda, tetapi tujuannya tetap sama, yaitu ingin hal baik bagi negara.

"Jika kita kontestasi politik, letakkan di fastabiqul khairat (bersaing dalam kebaikan).) Berbeda, tetapi semangat adalah untuk taaruf, saling mengisi dan belajar satu sama lain," kata TGB dikutip dari akun TGB Instagram, @ tuangurubajang, dikutip Jumat 6 Juli 2018.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [bal]