Jakarta: Di tengah wabah virus Korona (Covid-19) banyak instruksi yang mengimbau kita untuk rajin membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kemudian disarankan untuk tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dibersihkan.
 
Namun masih banyak yang tidak menyadari bahwa smartphone bisa menjadi medium penyebaran bakteri maupun virus. Tangan Anda kerap menggenggam smartphone di manapun dan kapanpun. Jemari pengguna asyik menyentuh layar ponsel dan tidak menyadari bahwa layar ponsel menyentuh wajah saat menerima telepon.
 
Dilaporkan oleh Mashable, bahwa setiap inci persegi dari layar ponsel atau smartphone Anda ditemukan 25.000 bakteri. Pada toilet yang telah dibersihkan secara teratur ditemukan 1.200 bakteri per inci persegi. Ini artinya, lebih banyak kuman di layar ponsel Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Efek buruk yang sederhana mungkin wajah pengguna ponsel akan mengalami jerawat tapi efeknya bisa lebih buruk di tengah kecemasan wabah virus Korona (Covid-19).
 
Berikut ini Medcom.id sudah merangkum dari berbagai sumber mengenai panduan membersihkan layar ponsel.
 
1. Bersihkan tangan Anda terlebih dahulu
Meskipun Anda akan membersihkan layar ponsel yang diasumsikan dalam keadaan kotor, tidak ada salahnya apabila terlebih dahulu membersihkan tangan Anda. Hal ini untuk menghindari bertambahnya bakteri atau kuman yang lebih parah.
 
Apabila memungkinkan dan Anda saat ingin menjaga kebersihannya, bisa gunakan sarung tanga surgery atau berbahan karet untuk digunakan selama proses membersihkan.
 
2. Lepaskan casing pelindung ponsel
Diketahui casing ponsel atau smartphone saat ini memiliki desain hingga tepi layar atau bodi demi menghindari layar tergores atau terbentur sehingga retak dan pecah.
 
Padahal desain ini membuat banyak debu yang terkumpul atau menjadi melekat di permukaan layar ponsel. Jadi yang diharuskan adalah lepas casing pelindung dan bersihkan aksesori tersebut.
 
3. Gunakan material kain dan cairan yang tepat
Layar ponsel didesain memiliki lapisan pelindung anti gores atau coating. Menggunakan kain dengan material yang tidak sesuai misalnya kasar justru bisa meninggalkan goresan. Apabila menggunakan zat kimia pembersih sembarangan maka bukan cuma layar tapi perangkat ponsel juga bisa rusak.
 
Berbagai sumber informasi menyarankan pemilik ponsel membersihkan layar ponsel dengan kain micro-fiber atau kain yang biasa ditemukan untuk membersihkan kacamata. Alasannya, kain ini punya material yang sangat lembut.
 
Jangan gunakan tisue karena material ini punya permukaan yang kasar. Apabila Anda ingin menambahkan cairan pembersih pastikan ponsel dalam keadaan nonaktif untuk menghindari korsleting. Hindari cairan masuk ke bagian atau celah di tepi layar ponsel atau speaker.
 
Makanya diimbau agar cairan pembersih diberikan kepada kain lap dan tidak menyemprotkannya langsung ke layar ponsel. Pastikan, kain lap tidak dalam keadaan sangat basah yang bsia berakibat ada tetesan cairan yang masuk ke celah perangkat ponsel.
 
Apa cairan pembersih yang bisa digunakan? Dilaporkan bahwa air yang dicampur alkohol dengan porsi 50:50 cukup aman digunakan untuk membersihkan layar ponsel. Jangan gunakan cairan pembersih secara sembarangan, misalnya pembersih kaca maupun pembersih riasan wajah.
 
Berasumsi bahwa layar ponsel memiliki sifat yang sama seperti kacamata maka cukup aman untuk menggunakan cairan pembersih kacamata. Pastikan bahwa Anda tidak menyemprotkannya langsung atau berlebihan ke layar ponsel.
 

(MMI)

Sumber

Komentar Anda