Beranda Teknologi Perusahaan Pembobol iPhone Diretas Hacker

Perusahaan Pembobol iPhone Diretas Hacker

7
0

Banjarmasinnews.com, Jakarta – Perusahaan pernyedia layanan keamanan bernama NSO Group asal Israel yang bekerja meretas iPhone dan Android justru balik diretas.

Akibat peretasan itu, NSO sempat kehilangan software bernilainya. Mengutip laman Cult Of Mac, Jumat (6/7/2018), software yang dicuri adalah sebuah tool yang dipakai NSO untuk meretas iPhone dan Android.

Parahnya, tool tersebut justru ditawarkan oleh pelaku untuk dijual di dark web.

Kendati merupakan perusahaan yang kerjanya meretas iPhone, mereka tidak pernah memperjualbelikan hasil retasannya kepada para penjahat. NSO justru berupaya melindungi kliennya dari serangan teror dan kriminal.

Belakangan diketahui peretasnya adalah adalah karyawan dengan jabatan programer senior berusia 38 tahun. Forbes menyebut, programer itu telah didakwa oleh jaksa agung Israel atas perbuatannya.

Si pegawai dilaporkan telah mematikan software keamanan di komputernya kemudian menggandakan source code perangkat yang dipakai meretas iPhone dan Android ke drive eksternalnya.

Kemudian, dia menawarkan source code perangkat peretasan tersebut ke dark web dan menjualnya seharga USD 50 juta. Si karyawan itupun mengaku sebagai seorang hacker yang telah menjebol server milik NSO.

Malangnya, alih-alih mendapatkan uang, salah satu orang yang dikontak untuk membeli tool peretasan itu justru melaporkannya kepada Kementerian Hukum Israel.