Viral Murid di Kubar ke Sekolah Mesti Nebeng Alat Berat, Jalan Tak Layak Dilalui

4 bulan lalu 47
Murid di Kutai Barat mesti naik alat berat untuk melewati jalan berlumpur. (Foto: @zulfikar2795/Instagram)

Sebuah video yang memperlihatkan segerombolan anak murid yang hendak pulang sekolah baru-baru ini menuai sorotan publik. Pasalnya, murid-murid tersebut mesti naik alat berat demi melewati jalan penuh lumpur yang tak layak dilalui.

Momen tersebut dibagikan akun @zulfikar2795 di Instagram pada Rabu (19/1/2022). Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, tampak seorang pria sedang mengantarkan beberapa murid SMP dan SMK yang hendak pulang.

Diketahui lokasi kejadian berada di Kampung Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Para murid yang hendak pulang itu sedang menunggu alat berat untuk melalui jalanan penuh lumpur.

“Siswa-siswi SMK Negeri 1 Mook Manaar Bulatn dan SMP Negeri 1 Muara Jawaq yang berasal dari Kampung Abit mengalami kesulitan pergi dan pulang ke sekolah dikarenakan akses jalan yang susah untuk dilalui,” tulis pengunggah dalam keterangan videonya.

Adapun kondisi tanah menjadi basah dan tergenang lumpur itu biasanya ketika ada hujan lebat. Bila sudah demikian, biasanya jalanan menjadi sulit dilalui oleh para murid yang hendak berangkat atau pulang sekolah.

Para guru yang khawatir pun terlihat sampai mengantarkan anak muridnya. Mereka kemudian mengantre untuk bergantian diangkut menggunakan alat berat yang berjalan dengan pelan menuju lokasi yang sudah bisa dilalui dengan mudah.

"Perjuangan mau pulang sekolah. Dilaporkan langsung siswa-siswi SMK N 1 Mook Manaar Bulatn dan SMP Negeri 1 Muara Jawaq, di sini terlihat para guru ikut mengantar sampai ke titik yang bisa dilewati, lalu seterusnya," ujar sang perekam video.

Seketika unggahan tersebut viral, dibagikan ke berbagai media sosial. Publik pun merasa miris dengan peristiwa tersebut dan tak sedikit yang akhirnya melaporkan ke akun-akun yang bisa membantu memperbaiki jalan.

“Ini sih wajib perbaikan,” sebut akun @febriyusto.

Lanjut Baca