Duel perkelahian dua siswa tersebut sontak mendapat beragam tanggapan dari netizen. Mayoritas sangat menyayangkan.

Menurut netizen, tugas utama seorang pelajar adalah menuntut ilmu, bukan adu jotos. Berdasar informasi di lapangan, perkelahian pelajar satu sekolah itu terjadi Selasa (10/3) lalu di kawasan Jalan LC 9, Desa Baktiseraga, Buleleng.

Berdasar rekaman yang beredar, duel perkelahian siswa itu layaknya tontonan pertandingan MMA di televisi.

Mirisnya aksi perkelahian pelajar tersebut menjadi bahan tontotan para siswa lain. Mereka bukannya melerai perkelahian. Bahkan, siswa lainnya mengambil video lalu memposting di media sosial.

Dalam video tersebut juga terdengar seorang ibu-ibu berteriak meminta agar perkelahian dihentikan. Namun, kedua pelajar itu tidak mau mendengar.

Mereka terus berkelahi sehingga membuat keduanya sama-sama berdarah. Yang rambut cepat mulutnya mengeluarkan darah. Sementara satunya luka berdarah di bagian tangan kanan.

Menurut informasi, perkelahian pelajar siswa SMA di Kota Singaraja itu dipicu masalah rebutan cewek. Salah satu siswa tidak suka ceweknya digoda oleh siswa lainnya.

Kemudian keduanya adu mulut dan bersitegang di kantin sekolah. Namun, di antara mereka ada yang tidak puas akhirnya saling tantang dan  berlanjut menyelesaikan masalah tersebut dengan duel jalanan.

“Masalah cewek, di kantin sekolah sempat berkelahi dan dilerai kemudian dilanjut ke Jalan Kawasan LC Desa Baktiseraga,” tutur seorang siswa yang namanya tidak mau disebutkan.

Mereka kemudian berkelahi ditempat umum dan diposting oleh anak-anak sekolah lainnya. “Usai perkelahian mereka langsung damai kok.

Cuma video yang viral tersebut sangat disayangkan. Karena salah satu siswa mengambil gambar. Perkelahian terjadi usai pulang dari sekolah,” cerita sumber.

(rb/jul/mus/JPR)

Sumber

Komentar Anda