PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Italia menutup seluruh wilayahnya sejak Selasa 10 Maret 2020 lalu hingga 3 April 2020 mendatang.

Perdana Menteri Italia menerangkan bahwa penututan ini dilakukan untuk memerangi wabah virus corona atau COVID-19 yang mengalami peningkatan setiap harinya.

Berdasarkan data penyebaran virus corona dari Universitas John Hopskin, saat ini jumlah kasus terinfeksi di Italia mencapai 12.462 orang dengan jumlah kematiannya mencapai 827 orang.

Baca Juga: Antisipasi Gangguan Cuaca, Pemkab Purwakarta akan Gelar Pasar Murah Saat Ramadan

Namun sebanyak 1.045 orang di Italia telah dinyatakan sembuh dan dapat dipulangkan dari rumah sakit.


<!–

–>
<!–

–>
<!–

–>

<!–

–>
<!–

–>
<!–

–>

loading…

Bukan hanya penutupan wilayah, pemerintah Italia pun telah menutup seluruh sekolah dan universitas hingga Minggu 15 Maret 2020.

Penutupan wilayah di Italia menjadikan beberapa masyarakat yang berada di Siena, Italia merasa sedih akibat hal yang menimpa mereka, mereka kemudian menyanyikan sebuah lagu dari rumah masing-masing untuk menghibur diri mereka.

Baca Juga: Studi: Mengebut Tak Lagi Jadi Alasan Utama Luka Berat Terjadi saat Kecelakaan Motor

Momen tersebut kemudian dijadikan video dan diunggah oleh akun Twitter @valemercurii pada Jumat 13 Maret 2020 pukul 05.44 WIB.

Sumber

Komentar Anda